Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Provinsi Luwu Raya

Pertalite Tembus Rp40 Ribu Per Liter di Luwu-Lutra Imbas Demo Pemekaran Provinsi Luwu Raya

Tak adanya suplai BBM disebabkan mobil tangki milik Pertamina terjebak macet di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi.

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Alfian
Tribun-timur.com/Andi Bunayya Nandini
LUWU RAYA - Ribuan masyarakat Luwu Utara unjuk rasa di Monumen Masamba Affair, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, pada Jumat (23/1/2026). Mereka berunjuk rasa menuntut pemekaran Provinsi Luwu Raya. (Sumber: Andi Bunayya Nandini) 

Ringkasan Berita:
  • Naiknya harga bahan bakar di Luwu dan Luwu Utara diduga diakibatkan tak adanya suplay BBM yang masuk sejak Jumat (23/1/2026) siang. 
  • Tak adanya suplai BBM disebabkan mobil tangki milik Pertamina terjebak macet di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi. 
  • Sebab demonstran yang menunutut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah memblokade jalan dengan menebang batang pohon. 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU TIMUR - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) melonjak tajam di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. 

Naiknya harga bahan bakar di Luwu dan Luwu Utara diduga diakibatkan tak adanya suplay BBM yang masuk sejak Jumat (23/1/2026) siang. 

Tak adanya suplay BBM disebabkan mobil tangki milik Pertamina terjebak macet di sepanjang ruas Jalan Trans Sulawesi. 

Sebab demonstran yang menunutut pembentukan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Luwu Raya dan Kabupaten Luwu Tengah memblokade jalan dengan menebang batang pohon. 

Di perbatasan Desa Marabuana-Bosso Kecamatan Walenrang Utara, terhitung sudah tiga batang pohon ditebang sejak Jumat lalu. 

Akibatnya, tak ada kendaraan yang bisa melintas. 

Dari pantauan Tribun-Timur.com, kendaraan mengular sekitar 20 kilometer. 

Baca juga: 3 Hari Hasniati Terjebak di Jalan Trans Sulawesi Akibat Demo Pemekaran Luwu Raya

LUWU RAYA - Aksi demonstrasi Mahasiswa-Masyarakat Larompong-Larompong Selatan saat memblokade Jalan Poros Makassar-Palopo di gapura perbatasan Kabupaten Luwu-Wajo di Kecamatan Larompong Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.
 
LUWU RAYA - Aksi demonstrasi Mahasiswa-Masyarakat Larompong-Larompong Selatan saat memblokade Jalan Poros Makassar-Palopo di gapura perbatasan Kabupaten Luwu-Wajo di Kecamatan Larompong Selatan, Jumat (23/1/2026) malam.   (Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana)

Kendaraan bus, truk logistik, dan mobil tangki terjebak macet di jalan. 

Mereka beristirahat di bawah mobil, mengandalkan selembar karton bekas. 

Tidak hanya di Walenrang Utara, blokade jakan juga terjadi di jembatan Baliase, Keluarahan Baliase, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. 

Batang pohon sengaja ditebang menggunakan chainsaw milik warga sekitar. 

Sehingga lalu lintas jalan terhenti sementara. 

Warga Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, Muh Rusly membenarkan kondisi naiknya harga BBM. 

Kata dia, SPBU Tomoni mulai ditutup, tak ada transaksi jual-beli yang terlihat. 

"Kemarin di Mangkutana sempat ada yang jual Rp40 ribu," akunya, kepada Tribun-Timur.com, Minggu (25/1/2026) sekitar pukul 16.16 Wita sore. 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved