Provinsi Luwu Raya
Mengapa Luwu Raya Lockdown? Janji Presiden Soekarno 68 Tahun Lalu Ditagih era Prabowo Subianto
Ada empat kabupaten akan bergabung di Provinsi Luwu Raya yaitu Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Ringkasan Berita:
- Warga Luwu Raya hampir sebulan berunjuk rasa menuntut pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
- Aksi puncak digelar Jumat (23/1/2026) di Luwu Utara, Luwu, dan Palopo, dengan penutupan jalan dan konvoi massa.
- Tuntutan pembentukan Provinsi Luwu Raya didasarkan pada janji sejarah Presiden Soekarno yang pernah mengusulkan Daerah Istimewa Luwu.
TRIBUN-TIMUR.COM - Sudah hampir sebulan warga Luwu Raya berunjuk rasa.
Mereka menutup jalan meminta pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
Ada empat kabupaten akan bergabung di Provinsi Luwu Raya yaitu Luwu, Palopo, Luwu Utara, dan Luwu Timur.
Satu lagi daerah yang akan dimekarkan yaitu Luwu Tengah.
Luwu Tengah masih bergabung di Kabupaten Luwu.
Syarat membentuk provinsi yaitu minimal lima kabupaten.
Baca juga: Mengapa Andi SudirmanTak Hadiri Hari Jadi Luwu Padahal Diundang? Hanya Utus Kadis Disbudpar
Aksi besar-besaran warga Luwu Raya digelar Jumat (23/1/2026).
Aksi digelar tiga daerah yaitu Luwu Utara, Luwu, dan Palopo.
Warga Luwu Utara sudah menutup jalan provinsi sejak pagi.
Sementara Palopo dan Luwu digelar setelah Jumat.
Ada dua tuntutan warga Luwu Raya yaitu pembentukan Kabupaten Luwu Tengah dan Provinsi Luwu Raya.
Provinsi Luwu Raya merupakan janji Presiden Soekarno tahun 1958.
Kala itu, Soekarno mengusulkan pembentukan Daerah Istimewa Luwu karena kesetiaan rakyatnya.
Atas dasar itulah mereka mengetuk hati dan keadlian bagi rakyat Tana Luwu meminta hak atas janji negara kepada rakyatnya.
Kini di era kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali disematkan agar janji sejarah tidak berhenti sebagai kenangan, tetapi diwujudkan sebagai keadilan.
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
| Nasib Draft Luwu Raya Tertahan di Kemendagri, Ini Alasan Dirjen Otonomi Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DEMO-DI-LUTRA-Ribuan-masyarakat-Luwu-Utara-berunjuk-rasa.jpg)