Provinsi Luwu Raya
Tana Luwu Lockdown? Warga Lutra Demo Minta Pemekaran Provinsi Luwu Raya, TK, SD, dan SMP Diliburkan
Sementara di Luwu Utara, warga sudah memadati Tugu Coklat, Desa Radda, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara.
Penulis: Andi Bunayya Nandini | Editor: Sudirman
Sepanjang perjalanan, mereka berbaris sambil membentangkan spanduk besar bertuliskan “Rakyat Tana Luwu Menagih Janji! Provinsi Luwu Raya Harga Mati”.
Selain itu, massa juga membentangkan spanduk hitam bertuliskan “Wujudkan Provinsi Luwu Raya, Wanua Mappatuo Naewai Alena”.
Dalam aksi tersebut, para demonstran turut membakar ban bekas sebagai bentuk protes.
Setibanya di Monumen Masamba Affair, massa aksi secara bergantian menyampaikan aspirasi mereka menggunakan pengeras suara di atas panggung yang telah disiapkan.
Salah seorang orator dalam aksinya menyampaikan kehadiran mereka merupakan bentuk penagihan janji sejarah.
“Kita datang ke sini untuk menagih janji proklamator kepada Yang Mulia Datu Luwu. Kami datang menagih janji sejarah tersebut,” ujar orator sambil mengangkat tangan kirinya.
Ia juga berharap perjuangan tersebut dapat terwujud.
“Semoga perjuangan kita mendapat rida dari Allah SWT dan cita-cita kita bersama bisa terwujud,” tambahnya.
Sementara itu, demonstran lainnya menilai masyarakat Luwu Raya selama ini merasa dianaktirikan dalam pembangunan.
“Kita ini seperti dianaktirikan. Pembangunan tidak merata dan kami tidak mendapat perhatian seperti daerah lain,” ujarnya.
Ia juga menyoroti jauhnya jarak menuju ibu kota provinsi saat ini.
“Kita di Luwu Raya sangat jauh jika ingin menuju ibu kota provinsi. Sudah selayaknya kita menjadi provinsi sendiri,” pungkasnya. (*)
Laporan Wartawan Kontributor Tribun-Timur: Andi Bunayya Nandini
| Setahun Disusun, Naskah Akademik Provinsi Luwu Raya Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Ketua Komisi II DPR RI Minta Kajian DOB Luwu Raya Dibuat Lebih Objektif |
|
|---|
| Komisi II DPR RI Kumpul Kepala Daerah Se-Luwu Raya di Rujab Gubernur Sulsel Bahas Pemekaran |
|
|---|
| Pemekaran Luwu Raya, PT Vale Tetap Patuh Aturan dan Jalankan Program Pemberdayaan |
|
|---|
| Dirjen Otda Sebut 370 Draft DOB Menumpuk, Luwu Raya Belum Pasti 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-01-23-Ribuan-masyarakat-Luwu-Utara-unjuk-rasa-di-Monumen-Masamba-Affair.jpg)