Dana Transfer Dipangkas
Taktisi Pemangkasan Anggaran, Bupati Bulukumba Garap Kerja Sama Perusahaan Tiongkok
Bupati Andi Utta menyampaikan keinginannya agar kerja sama tersebut dituangkan dalam bentuk kontrak minimal satu tahun.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, BULUKUMBA - Pemerintah Pusat merencanakan memotong anggaran transfer ke daerah di seluruh indonesia untuk tahun 2026.
Kebijakan pemerintah pusat memotong sebesar 20 persen kepada setiap daerah.
Pemotongan dana transfer pusat ke daerah tersebut dipastikan berdampak pada pembangunan fisik di Kabupaten Bulukumba.
Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bulukumba tahun 2026 dipastikan Rp 1,3 triliun.
Sebelumnya tahun 2025 ini, APBD Bulukumba masih diangka Rp 1,6 triliun lebih.
Sejumlah anggaran ikut mengalami pemangkasan dana transfer pemerintah pusat ke Bulukumba.
Seperti Dana Alokasi Transfer Daerah dan Dana Desa dari Rp 1,2 trilliun menjadi Rp 1 triliun untuk tahun 2026.
Dana Non fisik dari Rp 226 miliar lebih menjadi Rp 215 miliar.
Dana Desa dari Rp 100 miliar menjadi Rp 85 miliar.
DAK Fisik dari Rp 108 miliar menjadi Rp 28 miliar atau Rp 80 miliar yang dipotong.
Baca juga: Wabup Andi Edy Manaf Ungkap Progres MBG dan KMP di Bulukumba Setahun Pemerintahan Prabowo
Selain itu, Dana Bagi Hasil ikut berdampak. Dari Rp 17 miliar menjadi Rp 5 miliar.
Atas keterbatasan itu Bupati Bulukumba, Andi Muchtar Ali Yusuf (Andi Utta) menjejaki perusahaan mitra asal Tiongkok di Jakarta.
Ia menjejaki kerjasama bersama PT Meta Creative Indonesia dan PT Eastern Rising Indonesia.
"Pak Bupati sudah menggelar pertemuan dengan investor di Jakarta, ini langkah maju di tengah efisiensi anggaran tahun depan, karena Bulukumba ikut terdampak pemotongan dana transfer," kata Humas Pemkab Bulukumba, Andi Ayatullah, Senin (20/10/2025).
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Andi Utta dan perwakilan perusahaan membahas potensi kerja sama di sektor perdagangan hasil perikanan dan komoditas pinang.
| TKD ke Sinjai Dipangkas, Transfer Pusat Turun hingga Rp195 Miliar |
|
|---|
| Rp16 Miliar Digelontorkan Pemkab Wajo Bayar Gaji 4000 PPPK Paruh Waktu |
|
|---|
| Bupati Barru Tak Khawatir Dana Transfer Daerah Dipangkas, Andi Ina: Tantangan untuk Lebih Kreatif |
|
|---|
| Anggaran TKD Dipangkas, Andi Tenri Liwang: Enrekang Punya Utang Terbesar di Sulsel |
|
|---|
| Rp80 Miliar Dipotong, Jalan dan Jembatan di Bulukumba Tak Dibangun |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20251020-Bupati-Bulukumba-Andi-Muchtar-Ali-Yusuf.jpg)