Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Menag Nazaruddin Umar Ajak MA IPNU Atasi Masalah Bangsa

Menteri Agama RI, Prof Dr Nazaruddin Umar, mengajak Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) untuk berkolaborasi aktif.

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
Istimewa
AJAKAN KOLABORASI-Pengukuhan Presidium Pusat MA IPNU di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof Dr Asrorun Niam Sholeh dan Sekretaris Jenderal Idy Muzayyad di Jakarta, Sabtu (20/12/2025). Menteri Agama RI, Prof Dr Nazaruddin Umar, mengajak Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) untuk berkolaborasi aktif dalam mengatasi berbagai persoalan kebangsaan dan keummatan, khususnya di bidang pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul. 
Ringkasan Berita:
  • Prof Asrorun Niam Sholeh, menegaskan seluruh alumni IPNU yang berhimpun dalam MA IPNU berkomitmen memberikan sumbangsih terbaik bagi agama, masyarakat, dan bangsa
  • Alumni IPNU saat ini tersebar di berbagai lini strategis dan terbukti mampu memberikan kontribusi nyata. 

 

TRIBUN-TIMUR.COM- Menteri Agama RI, Prof Dr Nazaruddin Umar, mengajak Majelis Alumni Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (MA IPNU) untuk berkolaborasi aktif dalam mengatasi berbagai persoalan kebangsaan dan keummatan, khususnya di bidang pendidikan serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul.

Ajakan tersebut disampaikan Prof Nazaruddin Umar yang juga Rais Syuriyah PBNU usai mengukuhkan kepengurusan Presidium Pusat MA IPNU di bawah kepemimpinan Ketua Umum Prof Dr Asrorun Niam Sholeh dan Sekretaris Jenderal Idy Muzayyad di Jakarta, Sabtu (20/12/2025).

Menurut Prof. Nazaruddin, tantangan bangsa saat ini semakin kompleks dan multidimensional, sehingga membutuhkan kader dan SDM yang tidak hanya memiliki integritas keagamaan, tetapi juga kompetensi profesional di berbagai bidang kehidupan.

“Ke depan, bersama elemen-elemen strategis lainnya, MA IPNU akan kami undang secara khusus untuk menindaklanjuti kerja sama ini, terutama dalam penguatan pendidikan, moderasi beragama, dan pembangunan SDM,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Presidium Pusat MA IPNU, Prof Asrorun Niam Sholeh, menegaskan seluruh alumni IPNU yang berhimpun dalam MA IPNU berkomitmen memberikan sumbangsih terbaik bagi agama, masyarakat, dan bangsa sesuai dengan bidang keahlian masing-masing.

“MA IPNU adalah rumah besar alumni yang siap berkhidmat. Potensi ini harus dikelola secara kolektif dan terorganisir untuk menjawab persoalan umat dan bangsa,” kata Asrorun.

Sekretaris Jenderal MA IPNU, Idy Muzayyad, menambahkan, alumni IPNU saat ini tersebar di berbagai lini strategis dan terbukti mampu memberikan kontribusi nyata. Di antaranya Bupati Sumedang Doni Ahmad Munir, Bupati Blora Arif Rohman, dan Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.

Baca juga: Duet Niam – Idy Resmi Pimpin Majelis Alumni IPNU, Presidium Sulsel: Kolaborasi Semua Elemen

Sementara di jajaran kementerian dan lembaga negara terdapat Abdullah Azwar Anas (Menteri PAN-RB 2022–2024), Zainut Tauhid Sa’adi (Wakil Menteri Agama 2021–2023), serta Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat, Ubaidillah.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Sekretaris Jenderal Presidium Pusat MA IPNU, Rizal Syarifuddin, menilai ajakan Menteri Agama tersebut sebagai momentum penting bagi MA IPNU untuk mengambil peran lebih strategis dalam pembangunan bangsa.

“Sebagai alumni IPNU yang berlatar belakang akademisi dan profesional, kami siap berkontribusi tidak hanya pada aspek keagamaan, tetapi juga pada penguatan sains, teknologi, dan rekayasa untuk menjawab persoalan riil masyarakat,” ujar Rizal yang juga Dosen Fakultas Teknik Universitas Islam Makassar.

Menurutnya, kolaborasi antara MA IPNU dan Kementerian Agama dapat diarahkan pada program-program konkret, seperti peningkatan kualitas pendidikan berbasis pesantren dan madrasah, penguatan literasi teknologi, serta pengembangan SDM unggul yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

“IPNU sejak awal adalah kawah candradimuka kader intelektual NU. MA IPNU harus menjadi lokomotif pengabdian alumni yang menjembatani nilai keislaman, keilmuan, dan kebangsaan secara berkelanjutan,” pungkas Rizal.(*)

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved