Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

UIN Alauddin Makassar

UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar, Dihadiri Menag RI

Sidang senat terbuka UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar tetap, disaksikan langsung Menteri Agama RI.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-timur.com/Sayyid Zulfadli Saleh Wahab
UIN ALAUDDIN MAKASSAR - Menteri Agama RI Prof Dr KH H Nasaruddin Umar bersama Sekjen Kemenag RI Prof Dr Phil H Kamaruddin Amin dan Rektor UIN Alauddin Makassar Prof Hamdan Juhannis menghadiri pengukuhan tiga guru besar UIN Alauddin Makassar di Gedung Auditorium Kampus II UIN Alauddin Makassar, Jalan HM Yasin Limpo, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Senin (9/2/2026). 

Dalam perenungannya, Prof Hamdan mengibaratkan profesor sebagai burung albatros.

Ia menjelaskan, burung albatros mampu terbang meski sedang tidur, karena setengah otaknya digunakan untuk tidur dan setengah lainnya untuk bekerja.

“Menjadi guru besar sebagai guru kebijaksanaan, sudah sepatutnya kita menjadi Profesor Albatros,” ujarnya.

Jika profesor terlena tanpa menjaga kesadaran intelektualnya, maka banyak hal akan tertinggal.

“Kalau Bapak Ibu tidur pulas tanpa menjaga setengah kesadaran, keesokan harinya ketika bangun, dunia sudah berubah,” katanya.

Prof Hamdan juga memuji Menag RI, Prof Nasaruddin Umar, yang menurutnya layak diibaratkan sebagai Albatros.

“Coba lihat pergerakannya Anre Gurutta Menteri luar biasa. Kemarin bersama Bapak Presiden terbang siang, lalu naik helikopter dari Makassar ke ujung untuk menghadiri resepsi keluarga. Tengah malam kembali, subuh memberi pengajian akbar, dan pagi ini menghadiri pengukuhan,” ucapnya.

“Artinya, guru besar kalau Bapak Ibu belum terbangun, betapa banyaknya yang tertinggal dari aktivitas menteri,” sambungnya.

Di akhir sambutannya, Prof Hamdan berpesan agar para guru besar memahami kontradiksi kehidupan sebagai bagian dari proses menuju keseimbangan.

“Pahamilah kontradiksi kehidupan ini untuk membangun keseimbangan, mengkapitalisasi sisi positifnya, dan mengendalikan sisi negatifnya,” pungkasnya. (*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved