UIN Alauddin Makassar
UIN Alauddin Makassar Kukuhkan 3 Guru Besar, Dihadiri Menag RI
Sidang senat terbuka UIN Alauddin Makassar mengukuhkan tiga guru besar tetap, disaksikan langsung Menteri Agama RI.
“Jadi Bapak perlu melihat ulang kecemasan tentang pendidikan Islam di persimpangan zaman,” katanya.
Tanggapan kedua disampaikan kepada Prof Indo Santalia yang membahas dialektika agama dan budaya dari perspektif antropolog Islamolog.
Prof Hamdan menilai istilah “antropolog Islamolog” perlu dijelaskan secara sederhana agar mudah dipahami publik.
“Guru-guru besar kita ini terlalu asyik menggunakan istilah. Untuk menjadi guru besar yang membumi, istilah seperti ini harus dipapar dan dipahami oleh akar rumput,” ucapnya.
Ia menilai pembahasan tentang dialektika agama dan budaya tersebut masih bersifat klasik.
Prof Hamdan justru tertarik pada fenomena keberagamaan generasi muda, khususnya Gen Z.
“Saya lebih tertarik melihat dialektika pola keberagamaan dengan budaya pop anak-anak Gen Z hari ini. Itu yang sebenarnya saya tunggu,” katanya.
Menurutnya, pola aktivitas keagamaan mahasiswa tidak lagi seramai sebelumnya.
“Ada riset menyebutkan kajian-kajian tidak lagi hidup. Yang justru hidup sekarang adalah nongki-nongki,” ucapnya.
Fenomena agama digital di kalangan generasi muda, menurut Prof Hamdan, perlu mendapat perhatian serius dalam kajian akademik.
Selanjutnya, Prof Hamdan menanggapi orasi Prof Abd Rauf Muhammad Amin yang mengangkat isu desakralisasi.
Dengan nada ringan, ia mengaku sering pusing mendengar istilah-istilah yang terlalu akademis.
“Bisakah Profesor Rauf mengembangkan kajian Ushul Fikih yang tidak perlu lagi menggunakan istilah-istilah Arab?” ujarnya.
Ia menilai pidato dengan istilah yang terlalu rumit justru membuat pendengar awam kebingungan.
“Ketika mendengar pidato yang sangat cerdas, justru yang terjadi kepusingan yang bertubi-tubi,” katanya.
| Menyusuri Harmoni Adat Kaluppini: Riset UIN Alauddin Ungkap Trilogi Kerukunan |
|
|---|
| Cerita Patahuddin Jadi Sarjana Agama dan 'Tentara Kampus' di Depan 181 Junior UIN Alauddin Makassar |
|
|---|
| Idrus Marham Ajak Alumni UIN Alauddin Konsolidasi untuk Kemajuan Umat dan Bangsa |
|
|---|
| Menag Nasaruddin Umar: UIN Alauddin Makassar Layak Masuk Lima Besar PTKIN |
|
|---|
| FORKEIS Gelar Rapat Kerja dan Upgrading XVI 2026, Menata Langkah Teguhkan Arah Gerak Organisasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-9-FEB-UIN.jpg)