Korupsi Chromebook
Dugaan Korupsi Chromebook di Bulukumba, Kepala Sekolah dan Pegawai Dinas Pendidikan Diperiksa
Pengadaan chromebook di sekolah bervariasi, ada 10 chromebook dan ada 20 chromebook per sekolah.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Tersangka Korupsi, Nadiem Makarim Perintahkan Penggunaan Chromebook Sebelum Pengadaan Dimulai
Nadiem dijerat dengan Pasal 2 Ayat (1) atau Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP).
Untuk kepentingan penyidikan, tersangka Nadiem ditahan di Rutan Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan.
Adapun kerugian keuangan negara dari kasus dugaan korupsi ini diperkirakan mencapai Rp 1,98 triliun. Namun, kerugian negara masih dalam penghitungan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
Chromebook adalah jenis laptop yang menjalankan sistem operasi Chrome OS buatan Google, dirancang untuk kesederhanaan, kecepatan, keamanan, dan konektivitas cloud.
Di Bulukumba sejumlah guru mengeluhkan peralatan tersebut tak dapat digunakan maksimal.
Salah satu penghambatnya dalam penggunaan harus menggunakan jaringan internet.
Sementara tak semua sekolah yang lokasinya dapat diakses internet.
Aplikasi dalam chromebook juga merupakan bawaan dan tak dapat digunakan dengan multi guna seperti perangkat komupter pada umumnya.
" Banyak guru-guru menumpuk chromebooknya di toko kami saat tahun 2022 dan 2023. Mereka mengeluh karena tak dapat dinunakan dengan baik," ungkap pengusaha Polewali Computer di Bulukumba, Yusman Wahab.
Sebelumnya Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba, Andi Buyung Saputra mengatakan bahwa chromebook ini pada umumnya masih digunakan dengan baik para guru di sekolah. (*)
| Sekjen Kemenhaj: 74 Persen Jemaah Haji Indonesia Tiba di Tanah Suci, Persiapan Armuzna Diperketat |
|
|---|
| FKM UMI Resmi Cetak 20 Lulusan Perdana Profesi Bidan |
|
|---|
| Akhirnya Prof Arismunandar Tahu Mengapa Rahmat Muhammad Belum Jadi Profesor di Unhas |
|
|---|
| Sidrap Lumbung Beras Nasional, Syahar Alrif Paparkan Program IP300 ke Menteri PPN Rachmat Pambudy |
|
|---|
| Talud di Bantaran Sungai Walanae Ambruk, BPBD Wajo: Wewenang BBWS Pompengan Jeneberang Perbaiki |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250926-Humas-Kejari-Bulukumba-Dedy-Chaidiryanto.jpg)