Launching Buku Rahmat Muhammad
Akhirnya Prof Arismunandar Tahu Mengapa Rahmat Muhammad Belum Jadi Profesor di Unhas
Launching Buku Perubahan Sosial & Masyarakat Kontemporer seru. Terungkap makrifat sosiologi, supermarket warung kopi yang membumi tapi tegas.
TRIBUN-TIMUR.COM - Lima profesor dan belasan doktor bertemu di lantai 2 Red Corner, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Tidung, Kecamatan Rappocini, Makassar, Rabu siang hingga sore, 13 Mei 2026.
Mereka menghadiri Launching Buku Perubahan Sosial & Politik Masyarakat Kontemporer (Kajian Sosiologi Mikro, Mezo dan Makro).
Buku itu ditulis Dr Rahmat Muhammad MSi.
Tiga profesor jadi narasumber testimoni utama. Mereka adalah Prof Dwia Aries Tina Pulubuhu dari Unhas, Prof Rr Arismunandar dari UNM, dan Prof Dr Mustari Mustafa dari UIN Alauddin Makassar.
Diskusi dipandu Moderator AS Kambie SS MSi dari Tribun Timur.
Prof Dr Aminuddin Ilmar dan Prof Dr Mediaty SE MSi AkCA duduk di tengah peserta berhadapan dengan narasumber utama.
Hadir juga Direktur LPM Bhakti Nusantara dr Johansya Mansyur, Dekan Fisipol Unismuh Dr Luhur A Prianto, Dr Basti Tetteng, Ketua KPU Sulsel Hazbullah, Sekjen IKA Unhas Wilayah Sulsel Hidayat Muhallim, Ketua IKA S2 Sosiologi Unhas Alamsyah Demma MSi, Pemimpin Redaksi Tribun Timur Thamzil Thahir, Maqbul Halim, Bendahara KAGAMA Sulsel Ahmad Huzaen, dan Komisaris Independen PLN Nusantara Power Services Herwin Niniala.
Puluhan mahasiswa S3 Sosiologi Unhas dan dosen Fisipol Unhas juga hadir.
Antara Produktivitas dan Tertundanya Profesor
Prof Arismunandar disilakan menyampaikan testimoni pertama.
Ketua Pengurus Wilayah ICMI Sulsel itu membuka dengan nada setengah serius, setengah menyindir.
Ia memuji produktivitas Doktor Rahmat, yang dia sapa “Adinda”, karena tak hanya menulis buku, tetapi juga aktif mengelaborasi gagasan di media dan platform sosial.
Namun di balik pujian itu, ada ironi yang dilempar, “Saya baru sadar, kenapa Pak Rahmat belum menjadi profesor. Rupanya karena beliau sibuk menulis.”
Kalimat itu disambut tawa. Tapi pesan Prof Aris itu jelas dan tegas. Ekosistem akademik kita belum sepenuhnya memberi tempat pada produktivitas gagasan yang cair di ruang publik.
Arismunandar juga menyorot isi buku Buku Perubahan Sosial & Politik Masyarakat Kontemporer. Rektor UNM 2008-2016 menilai buku dari kumpulkan dua tulisan Dr Rahmat Muhammad di Tribun Timur selama dua tahun itu kaya dimensi.
| Kronologi Mahasiswi Makassar Disekap dan Dirudapaksa saat Lamar Kerja Babysitter |
|
|---|
| Duel Pemain Label Timnas Indonesia Warnai Laga PSM Makassar - Persib Bandung, Rizky Eka vs Thom Haye |
|
|---|
| Remaja 15 Tahun di Sinjai Diduga Disetubuhi, Terduga Pelaku Kakak Beradik |
|
|---|
| Profil Bripka Wawan, Polisi Eks Penugasan Papua Kini Kanit Reskrim Polsek Amali Bone |
|
|---|
| Hayarna Hakim, Judas Amir, atau Nicodemus Biringkana Pengganti Rusdi Masse di DPR RI? |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/13052026Buku-Perubahan-Sosial-Politik-Masyarakat-Kontemporer-_1.jpg)