Sidrap Lumbung Beras Nasional, Syahar Alrif Paparkan Program IP300 ke Menteri PPN Rachmat Pambudy
Asa Syahar jadikan Sidrap lumbung beras Indonesia sekaligus kawasan sentra pangan nasional
Ringkasan Berita:
- Satu jam Syaharuddin Alrif diskusi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof. Rachmat Pambudy
- Orang nomor satu Sidrap itu menegaskan komitmen mendorong daerahnya menjadi lumbung beras Indonesia sekaligus kawasan sentra pangan nasional
- Syaharuddin menjelaskan Program IP300 merupakan strategi peningkatan produktivitas pertanian melalui pola tanam tiga kali dalam setahun
TRIBUN-TIMUR.COM, JAKARTA – Kabupaten Sidrap Sulsel dibidik jadi lumbung beras nasional.
Hal itu dibahas Bupati Sidenreng Rappang (Sidrap), Syaharuddin Alrif, di hadapan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Prof Rachmat Pambudy.
Pertemuan berlangsung di Kantor Bappenas, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Syahar memaparkan program strategis IP300.
Kepala daerah berlatar petani itu menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Sidrap untuk mendorong daerahnya menjadi lumbung beras Indonesia sekaligus kawasan sentra pangan nasional.
Syahar hadir didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Bapperida, dan Kepala Bagian Umum.
Pertemuan berlangsung di Kantor Bappenas, Jalan Taman Suropati, Jakarta, mulai pukul 15.00 WIB.
Di hadapan Menteri Bappenas, Syaharuddin menjelaskan Program IP300 merupakan strategi peningkatan produktivitas pertanian melalui pola tanam tiga kali dalam setahun.
Program tersebut dinilai mampu memaksimalkan potensi lahan pertanian sekaligus memperkuat kontribusi Sidrap terhadap ketahanan pangan nasional.
“Satu jam bersama Menteri Bappenas Prof. Rachmat Pambudy, kami memaparkan program IP300 dan bagaimana Sidrap terus didorong menjadi lumbung beras Indonesia serta kawasan sentra pangan nasional,” ujar Syaharuddin.
Ia menekankan sektor pertanian masih menjadi tulang punggung utama perekonomian masyarakat Sidrap.
Karena itu, pemerintah daerah membutuhkan dukungan pemerintah pusat, terutama dalam pembangunan dan perbaikan irigasi, penguatan infrastruktur pertanian, modernisasi alat mesin pertanian, hingga peningkatan kesejahteraan petani.
Menurut Syaharuddin, sinergi pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam mewujudkan Sidrap sebagai daerah unggulan pangan yang mampu menopang kebutuhan beras nasional.
“Kolaborasi dengan pemerintah pusat sangat penting agar program pertanian yang kami jalankan bisa berjalan maksimal dan memberi dampak langsung bagi masyarakat,” katanya.
Selain memaparkan program IP300, Syaharuddin juga meminta dukungan masyarakat agar seluruh program pembangunan di Kabupaten Sidrap berjalan lancar dan membawa manfaat bagi kesejahteraan warga.
“Doakan semoga lancar supaya Sidrap semakin maju dan masyarakat semakin sejahtera,” tutupnya.(*)
| Butuh Perhatian Bupati Sidrap Syaharuddin Alrif, Proyek Masjid Lawawoi Mangkrak karena Kurang Dana |
|
|---|
| Delapan JIAT Diresmikan Demi Dukung Masa Tanam Tiga Kali Setahun |
|
|---|
| Syaharuddin Alrif: 106 Titik Koperasi Merah Putih Tuntas Sampai Agustus |
|
|---|
| SDN 10 Pangsid Berbenah Setelah Disidak Bupati Sidrap |
|
|---|
| Rumah Tak Layak Jadi Nyaman, Syaharuddin Alrif Bantu Warga Bulo Watang Sidrap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260513-Syaharuddin-Alrif-serahkan-plakat-ke-Rachmat-Pambudy.jpg)