Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

DPRD Makassar Dibakar

Jam 12 Malam, Akses Jalan Tol Pettarani Dialihkan, Minimarket 24 Jam Tutup

Hingga pukul 12.00 Wita, Sabtu (30/8/2025) dini hari, ratusan massa masih memblokir ruas jalan utama di kota berpenduduk 2 juta jiwa ini.

|
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/MUSLIMIN EMBA
AKSES TOL - Suasana Tol Pettarani, Makassar, Sabtu (30/8/2025) dini hari. Penutupan akses jalan keluar dari tol ke Jl AP Pettarani ini guna menghidari penumpukan arus kwndaraan depan Kampus UNM, titik awal aksi, sejak sore kemarin.  

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aksi protes sejumlah kebijakan pemerintah pusat di Makassar, masih terus berlanjut di Makassar.

Aksi 29 Agustus bahkan sudah berlanjut menjadi aksi 30 Agustus 2025.

Hingga pukul 12.00 Wita, Sabtu (30/8/2025) dini hari, ratusan massa masih memblokir ruas jalan utama di kota berpenduduk 2 juta jiwa ini.

Efek eskalasi aksi bahkan sudah meluas ke ruas jalan tol layang AP Pettarani.

Akses Ramp 0ff 07, sekitar 300 meter sebelum gedung DPRD Kota Makassar, ditutup dengan mobil patroli pengelola Jalan Tol Pt Nusantara Infrastruktur.

Penutupan akses jalan keluar dari tol ke Jl AP Pettarani ini guna menghidari penumpukan arus kwndaraan depan Kampus UNM, titik awal aksi, sejak sore kemarin. 

Belasan truk pengangkut barang berhenti di bahu jalan tol.

Titik macet parah di pertigaan jalan AP Pettarani dan Jl Sultan Alauddin, sekitar 400 meter dari Kampus UNM dan 500 meter utara gedung DPRD Kota. 

Aksi anarkis bahkan sudah membakar sejumlah kendaraan bermotor di Gedung DPRD Kota, Jl AP Pettarani. 

Sejumlah toko, kedai dan mini market 24 jam juga tutup lebih awal.

Warga dan para pengelola toko memilih menutup toko lebih cepat guna menghindari anarkisme masda

Toko retail di Jl Pengayoman Panakkukang, yang biasanya buka 24 jam, juga tutup.

Aksi sejak siang memacetkan dua ruasa jalan utama di Makassar, Jl Sultan Alauddin dan Jl AP Pettarani.

Kemacetan bahkan berfek hingga ruas jalan arteri di selatan kota.

Aparat menutup sebagian akses jalan AP Pettarani, khususnya depan Menara Phinisi kampus UNM.

Sekelompok pemuda juga membakar. marka separator jalan di pertigaan Jl AP Pettarani dan Jl Boulevard Panakukang.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved