UPT BPOM Bone Resmi Beroperasi, Awasi Peredaran Obat dan Makanan di Wilayah Bosowasi
Pada hari yang sama terdapat tujuh UPT BPOM yang diresmikan secara bersamaan dan dipusatkan di Kabupaten Bone.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sakinah Sudin
Sementara itu, Andi Asman Sulaiman menyatakan pemerintah daerah siap mendukung penuh keberadaan UPT BPOM di Bone.
“Kami siap support dan mengawal bersama. Dengan adanya UPT BPOM di Bone, proses legalitas produk makanan dan minuman lokal dari pelaku UMKM bisa lebih cepat,” katanya.
Ia juga berharap agar BPOM memprioritaskan tenaga kerja lokal dalam perekrutan pegawai di UPT BPOM Bone.
“Bone juga siap menyiapkan sarana pendukung, termasuk laboratorium. Kami juga berharap perekrutan tenaga kerja dapat memprioritaskan tenaga kerja lokal,” ujarnya.
Andi Sudirman Sulaiman turut mengapresiasi kehadiran UPT BPOM di Kabupaten Bone.
“Insya Allah dengan adanya kantor BPOM di Bone, pengawasan obat dan makanan di wilayah BOSOWASI akan lebih mudah," kata Andi Sudirman Sulaiman.
"Apalagi sekarang banyak produk beredar. Kalau tidak dilakukan perlindungan kepada masyarakat, bisa menjadi masalah ke depan,” jelasnya.
Ia menambahkan, dengan hadirnya UPT BPOM Bone, jangkauan pengawasan terhadap obat dan makanan akan semakin luas, sehingga perlindungan konsumen terhadap produk berbahaya dapat lebih maksimal. (*)
| Pekan Olahraga Provinsi Tetap Digelar di Wajo dan Bone, Total 45 Cabor |
|
|---|
| Komisi IV DPRD Bone Kawal Kasus Akbar Siswa SMAN 7 Bone, Tegaskan Tak Boleh Ada Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| Usman Marham Ketemu Bahlil di Jakarta Sebelum Hadiri Konsolidasi 20 DPD II Golkar, Bahas Apa? |
|
|---|
| Warga Minang Makassar Bangun Masjid Rp9 M di Maros |
|
|---|
| Inspirasi Kartini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20260306-UPT-BPOM-Bone-Resmi-Beroperasi-Awasi-Peredaran-Obat-dan-Makanan.jpg)