Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dermaga Pelabuhan Bajoe Bone Diperbaiki Mulai 1 Mei, Operasional Normal Awal Juni 2026

Anom Sedayu, mengatakan setelah proses perbaikan rampung, pihaknya akan melanjutkan dengan tahap uji coba dermaga.

Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
Tribun-timur.com/Wahdaniar
ASDP- Potret pelabuhan penyebrangan Bajoe yang terletak di Kecamatan Tanete Riattang Timur, Minggu (26/4/2026). Dermaga pelabuhan Bajoe Bone diperbaiki mulai 1 Mei, operasional normal awal Juni 2026. 

TRIBUN-TIMUR.COM, BONE — PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bajoe akan melakukan perbaikan dermaga di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kabupaten Bone, mulai 1 hingga 21 Mei 2026.

Perbaikan ini dilakukan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan penyeberangan sekaligus menjamin keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa.

General Manager ASDP Bajoe, Anom Sedayu, mengatakan setelah proses perbaikan rampung, pihaknya akan melanjutkan dengan tahap uji coba dermaga.

“Setelah perbaikan, akan dilakukan uji coba dermaga dan proses perpindahan kapal kembali ke Bajoe. Kami targetkan sebelum 1 Juni 2026 operasional pelabuhan sudah kembali normal,” ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (26/4/2026). 

Selama masa perbaikan berlangsung, operasional penyeberangan akan dialihkan sementara ke Pelabuhan Siwa.

Meski demikian, manajemen ASDP memastikan aktivitas ekonomi masyarakat di sekitar kawasan Pelabuhan Bajoe tetap berjalan.

Pihaknya menyiapkan pemanfaatan area pelabuhan sebagai ruang produktif bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya untuk melayani pengunjung kawasan wisata Pantai Bajoe yang mencapai sekitar 6.000 orang per bulan.

Selain itu, area pelabuhan di luar zona konstruksi tetap difungsikan sebagai ruang publik.

ASDP berharap proses perbaikan dapat berjalan lancar sehingga pelayanan penyeberangan di Pelabuhan Bajoe bisa segera kembali normal sesuai target yang ditetapkan.

Masyarakat masih dapat memanfaatkan kawasan tersebut untuk berbagai aktivitas seperti olahraga, car free day, hingga kegiatan sosial lainnya.

Salah seorang warga Bajoe, Rahmat (34), mengaku mendukung perbaikan dermaga tersebut meski aktivitas penyeberangan dialihkan sementara.

“Kalau memang untuk perbaikan dan keselamatan, kami tentu mendukung. Tapi semoga pengalihan ke Siwa tidak terlalu menyulitkan masyarakat yang biasa menyeberang dari Bajoe,” katanya.

Ia berharap program pemanfaatan area pelabuhan untuk UMKM benar-benar bisa membantu perekonomian warga selama masa perbaikan.

“Kalau memang disiapkan tempat untuk jualan, itu sangat membantu kami. Apalagi masih ada pengunjung pantai, jadi tetap ada pemasukan,” ujarnya.

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved