Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Telkomsel

5G Bukan Sekadar Kecepatan, Tapi Harapan dari Kamar 3x3 Meter di Parepare

Belajar dari kamar 3x3 di Parepare, Alim buktikan mimpi bisa tumbuh lewat sinyal Telkomsel dan semangat tanpa batas.

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Sukmawati Ibrahim
dok Alim
MIMPI ALIM - Kolase Muhammad Alim Praditya Rahman di rumahnya, Jl Bambu Runcing, Parepare — saat belajar di kamar 3x3 meter, bersama orang tua, dan menunjukkan aplikasi MyTelkomsel yang ia manfaatkan untuk akses Ilmupedia dan kuota belajar. 

“Selamat kepada para Top Scorer, khususnya Muhammad Alim Praditya Rahman. Prestasi ini membuktikan bahwa pelajar dari Indonesia Timur memiliki daya saing dan potensi luar biasa,” ujarnya. 

Dari Parepare Menanti 5G

2025 08 02 telkomsel
5G TELKOMSEL - Muhammad Alim Praditya Rahman di rumahnya, Jl Bambu Runcing, Parepare, Sulsel menunjukkan aplikasi MyTelkomsel yang ia manfaatkan untuk akses Ilmupedia dan kuota belajar

Satu hal membekas saat Alim berkunjung ke Makassar. 

Pertama kalinya Alim mencicipi kecepatan 5G milik Telkomsel. Ia membuka video pembelajaran, mengakses simulasi soal, dan semuanya berjalan tanpa hambatan. 

“Video bisa diputar tanpa buffering. Kalau nanti 5G masuk Parepare, pasti makin lancar belajarnya,” katanya penuh harap.

Itulah mengapa bagi Alim, 5G bukan soal kecanggihan. Bukan pula hanya soal kecepatan. Tapi tentang harapan suatu saat, anak-anak dari Timur, dari kota kecil seperti Parepare, bisa belajar dengan akses setara. 

Ia percaya, jaringan 5G Telkomsel bukan hanya membentang luas, tapi juga sedang memerdekakan ruang-ruang belajar selama ini tersekat infrastruktur. 

Bagi Alim, Telkomsel bukan sekadar operator. Lewat jaringan dan layanan digital seperti Ilmupedia, Telkomsel telah menunjukkan komitmen untuk hadir, bukan hanya di ibu kota, tapi hingga ke gang-gang kecil tempat mimpi sederhana sedang tumbuh. 

Meski 5G belum menjangkau Parepare, Alim tahu ia sedang menunggu sesuatu yang pasti. Ia sedang mempersiapkan dirinya. Karena ia percaya, ketika teknologi terbaik menyatu dengan kemauan kuat dari anak bangsa, maka masa depan bisa lahir dari mana saja. 

Dalam mimpinya, Alim selalu menyisipkan satu harapan agar 5G Telkomsel segera sampai ke kota kecilnya. Anak-anak lain tak harus menumpang Wi-Fi tetangga saat jaringan lemot.

Dikutip dari media update Mei 2025, Telkomsel menghadirkan 73 BTS 5G di Kota Makassar, termasuk di area pendidikan, pusat residensial, dan kawasan industri. 

Langkah ini memperkuat posisi Telkomsel sebagai operator 5G terdepan dan terluas. 

“Kami ingin memastikan manfaat jaringan 5G tersedia secara inklusif bagi semua orang, rumah, dan kegiatan bisnis,” kata Direktur Network Telkomsel, Indra Mardiatna. 

VP Consumer Business Area Pamasuka, Muharlis, menyebut perluasan 5G di Indonesia Timur akan mendorong transformasi digital di wilayah seperti Makassar. (uma)

Doa dan Dukungan dari Rumah 

2025 07 30 alim 2
DUKUNGAN ORTU - Muhammad Alim Praditya Rahman bersama ayah dan ibunya di Jl. Bambu Runcing, Parepare, tempat perjuangan meraih mimpi dimulai berkat dukungan Telkomsel dalam berdayakan kehidupan bangsa.
Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved