ASN Pemkab Bulukumba Diwajibkan Antar Anak di Hari Pertama Sekolah
Gerakan ini diharapkan dapat mendorong terciptanya lingkungan keluarga yang lebih peduli terhadap pendidikan anak sejak dini.
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Alfian
Namun ada juga beberapa sekolah yang lebih padat.
Faktornya bukan karena anak di sekitar sekolah itu tidak bersekolah atau putus sekolah.
Tapi faktor lain yakni karena orang tua siswa memiliki banyak pilihan menyekolahkan anak-anak mereka.
Ada siswa memilih bersekolah ke tempat lain karena faktor lingkungannya dinilai nyaman.
Sehingga sekolah di dekat rumahnya tak dipilihnya.
Ada juga orang tua wali siswa memilih menyekolahkan anaknya ke sekolah swasta dan pondok pesantren.
"Itu semua tak ada masalah, yang jelas anak usia sekolah tak putus sekolah atau tidak bersekolah," kata Kepala Dinas Pendidikan Bulukumba, Andi Buyung Saputra.
"Khusus sekolah yang kurang siswa barunya akan dilakukan evaluasi untuk tahun pelajaran di masa mendatang," kata Andi Buyung.
Apakah guru dan siswanya digabung sekolah yang banyak siswanya di wilayah itu atau ada kebijakan lain nantinya.
Ia mengungkap bahwa sekolah yang padat siswanya adalah sekolah yang memiliki kualitas lingkungan sekolah yang baik.
Sehingga sekolah tersebut menjadi pilihan.
Namun kurang atau padatnya siswa baru akan terlihat di hari awal sekolah pekan depan, kata dia.(*)
| Belum Ada Tanda-tanda Demo Mahasiswa di Bulukumba, Polres Tetap Pantau Pergerakan Massa |
|
|---|
| Wakil Bupati Tana Toraja Sebut Disiplin ASN Rendah, 70 Persen Tak Hadir |
|
|---|
| Inilah Penyebab Ketua PKB Bone dan Bulukumba Belum Ditetapkan |
|
|---|
| BRI dan OJK Dukung Program Nelayan Bulukumba Melalui Ekosistem Keuangan Inklusif |
|
|---|
| Oppo Pimpin Kadin Sulsel, Ini Kiprah Andi Iwan Aras di Dunia Usaha |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/20250712-Surat-Edaran-Bupati-Bulukumba.jpg)