Dokter Lecehkan Pasien
Kronologi Dokter Spesialis Diduga Lecehkan Pasien di Luwu
Kepolisian Resor (Polres) Luwu tengah menyelidiki laporan dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter spesialis berinisial JHS.
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Sukmawati Ibrahim
TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU - Kepolisian Resor (Polres) Luwu tengah menyelidiki laporan dugaan pelecehan seksual oleh seorang dokter spesialis berinisial JHS.
JHS diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien perempuan usia 17 tahun di salah satu rumah sakit di Belopa.
Kasat Reskrim Polres Luwu, AKP Jody Dharma mengaku, laporan tersebut telah diterima dan saat ini dalam tahap penanganan awal.
Laporan disampaikan orang tua korban berinisial AK terkait dugaan tindak pelecehan menimpa anaknya saat itu tengah menjalani rawat inap pasca operasi gigi.
"Laporan sudah kami terima dari pihak keluarga korban. Proses penyelidikan sedang berjalan dan kami akan mengklarifikasi semua pihak yang terlibat untuk memastikan duduk perkaranya secara objektif," jelasnya, Rabu (25/6/2025).
Kata Jody, peristiwa itu terjadi Sabtu (21/6/2025) sekitar pukul 06.45 Wita pagi di Ruang Asoka 2, RS Batara Guru Belopa.
Saat itu, korban sedang berada sendirian di kamar perawatan usai menjalani tindakan medis.
Terlapor, yang merupakan dokter penanggung jawab, awalnya datang bersama seorang perawat untuk menyampaikan korban sudah diizinkan pulang.
Setelah memeriksa, sambung Jody, keduanya meninggalkan ruangan.
Namun, beberapa menit kemudian, dokter JHS kembali seorang diri.
Di dalam ruangan, terlapor disebut mendekati korban dan menyatakan keinginan untuk lebih mengenal korban secara pribadi.
Ia lalu memberikan cokelat, memeluk korban, mencium kening, dan diduga meraba tubuh korban.
"Korban yang saat itu dalam kondisi sendiri disebut tidak melakukan perlawanan karena panik dan ketakutan," jelas Jody.
AKP Jody menegaskan, proses saat ini masih dalam tahap pengumpulan bukti dan klarifikasi dari semua pihak, termasuk pihak rumah sakit, korban, saksi, dan terlapor.
"Kami bekerja profesional dan menjunjung asas praduga tak bersalah. Belum ada penetapan status hukum terhadap siapa pun dalam kasus ini," tegasnya.
| Polisi Tahan Dokter JHS Tersangka Pencabulan Anak di Luwu, Berkas Segera Dilimpahkan |
|
|---|
| Dokter di Luwu Tersangka Pelecehan Pasien, Status ASN Terancam Dicabut |
|
|---|
| Yertin Ratu: Pengaktifan Dokter JHS Persempit Ruang Aman Perempuan dan Anak |
|
|---|
| Aktivis Sebut Pengaktifan Dokter Terduga Pelecehan Seksual di RSUD Luwu Lukai Rasa Keadilan Korban |
|
|---|
| Korban Belum Pulih, RSUD Batara Guru Aktifkan Dokter Terseret Kasus Pelecehan Seksual ke Pasien |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ilustrasi-kekerasan-pada-perempuan-dd.jpg)