Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pelestarian Budaya Luwu Jadi Penampilan Malam Ramah Tamah Mahasiswa KKN UIN

Mahasiswa KKN UIN Alauddin itu menggandeng siswa SMA 3 Negeri Luwu untuk menutup masa pengabdiannya

Tayang:
Penulis: Muh. Sauki Maulana | Editor: Ari Maryadi
Tribun-timur.com/Muh. Sauki Maulana
RAMAH TAMAH - Penampilan Tari Wanua Raya, Tari Butta Kalassukangku, serta Tari Paduppa dari Sanggar Seni SMAN 3 Luwu di malam ramah tamah KkN UIN Alauddin Makassar di Gedung Rio Rennu, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (16/5/2026) malam. Mahasiswa KKN mengangkat tema pelestarian budaya bagi generasi muda Luwu. 

Ringkasan Berita:
  • Mahasiswa KKN UIN Alauddin itu menggandeng siswa SMA 3 Negeri Luwu untuk menutup masa pengabdiannya selama di Larompong
  • Dari pantauan Tribun-Timur.com, acara itu dihadiri pemerintah kecamatan, pihak kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat
  • Berbagai penampilan seni dan budaya ditampilkan mahasiswa selama kegiatan berlangsung

 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUWU – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 78 Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar mengadakan Malam Ramah Tamah di Gedung Rio Rennu, Kelurahan Larompong, Kecamatan Larompong, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, Jumat (15/5/2026) sekitar pukul 21.00 Wita malam.

Mereka mendapat pujian dari warga setelah mengangkat tema pelestarian budaya Luwu.

Mahasiswa KKN UIN Alauddin itu menggandeng siswa SMA 3 Negeri Luwu untuk menutup masa pengabdiannya selama di Larompong.

Dari pantauan Tribun-Timur.com, acara itu dihadiri pemerintah kecamatan, pihak kelurahan, tokoh masyarakat, hingga warga setempat.

Berbagai penampilan seni dan budaya ditampilkan mahasiswa selama kegiatan berlangsung.

Mulai dari Tari Wanua Raya, Tari Butta Kalassukangku, Tari Paduppa, teatrikal puisi, monolog, hingga pemutaran video dokumentasi kegiatan KKN.

Mahasiswa KKN UIN Aluddin juga menyerahkan hadiah kepada para pemenang Pekan Olahraga dan Keagamaan (Peka) yang sebelumnya digelar di Kelurahan Larompong.

Koordinator Kecamatan KKN Angkatan 78, Yarham Al Gufran, mengatakan konsep Malam Ramah Tamah sengaja mengangkat budaya Tanah Luwu.

Menurutnya, tema tersebut lahir dari keresahan mahasiswa terhadap mulai pudarnya regenerasi pelestari budaya di kalangan generasi muda.

“Ada pesan yang disampaikan melalui tari, monolog, hingga teatrikal puisi. Kami ingin menunjukkan bahwa budaya Luwu tidak tertinggal,” akunya.

Ia menjelaskan nilai budaya, keadilan, dan persaudaraan menjadi pesan utama dalam setiap penampilan mahasiswa.

Melalui pertunjukan seni, mahasiswa ingin mengajak generasi muda tetap menjaga identitas budaya daerah di tengah perkembangan zaman.

“Melalui teatrikal puisi ini, kami ingin mengingatkan kembali pentingnya menjaga persaudaraan dan budaya. Semoga generasi muda tetap bangga menyebut dirinya sebagai anak Tanah Luwu,” bebernya.

Sementara itu, Camat Larompong, Masdin, berharap pengalaman mahasiswa selama menjalani KKN dapat menjadi bekal saat terjun di tengah masyarakat.

“Selama melaksanakan KKN, simpanlah kesan-kesan baik dalam ingatan, sementara hal-hal yang kurang baik cukup dijadikan pelajaran,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi konsep kegiatan mahasiswa yang dinilai ikut mendorong pelestarian budaya lokal di Kecamatan Larompong.

Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Muh Sauki Maulana

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved