Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Muh Zulhamdi Suhafid

Indonesia Masih Sakit

Efisiensi anggaran menjadi salah satu masalah kronis yang dihadapi masyarakat Indonesia.

Editor: Sudirman
IST
OPINI - Muh Zulhamdi Suhafid Presiden Mahasiswa UIN Alauddin Makassar Periode 2025-2026 

Hal ini erat kaitannya dengan HAM, Berbicara tentang HAM, Indonesia masih menyimpan luka lama yang belum sembuh.

Kasus-kasus pelanggaran HAM masa lalu seperti tragedi 1965, peristiwa Tanjung Priok, kasus penembakan misterius, hingga
kerusuhan Mei 1998 belum mendapatkan penyelesaian yang memuaskan.

Para korban dan keluarganya masih menanti keadilan yang entah kapan akan datang.

Kegagalan untuk menuntaskan kasus-kasus ini menciptakan preseden buruk dan memperlihatkan lemahnya komitmen negara terhadap perlindungan HAM.

Mirisnya, Masalah pendidikan di Indonesia tidak kalah peliknya. Meski anggaran pendidikan telah diamanatkan sebesar 20 persen dari APBN, kualitas pendidikan nasional masih jauh dari memuaskan.

Kesenjangan antara sekolah di perkotaan dan pedesaan, kurikulum yang sering berganti tanpa evaluasi mendalam, kualifikasi guru yang belum memadai, dan infrastruktur pendidikan yang tidak merata menjadi faktor penghambat.

Pendidikan yang seharusnya menjadi jalan keluar dari kemiskinan justru menjadi cermin ketimpangan sosial.

Ketimpangan sosial itu sendiri merupakan realitas pahit yang harus dihadapi bangsa Indonesia.

Kesenjangan ekonomi antara si kaya dan si miskin terus melebar, menciptakan dua Indonesia yang hidup berdampingan namun terpisah jurang pemisah yang menganga.

Konsentrasi kekayaan di segelintir elite ekonomi kontras dengan kemiskinan yang masih membelenggu jutaan rakyat.

Akses terhadap layanan dasar, peluang kerja, dan kesempatan untuk maju masih terdistribusi secara tidak merata.

Tidak kalah heboh dinegeri ini, masalah Korupsi tetap menjadi kanker yang menggerogoti tubuh bangsa.

Meski upaya pemberantasan korupsi telah dilakukan, praktik curang ini masih menjalar di berbagai level pemerintahan.

Dari kasus pertamina, PT. Antam, Timah, dan korupsi lainnya telah menjadi budaya yang sulit diberantas.

Yang lebih mengkhawatirkan, upaya sistematis untuk melemahkan lembaga anti-korupsi justru datang dari mereka yang seharusnya mendukung pemberantasan praktik haram ini.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved