Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tribun Takalar

Ruas Jalan Provinsi Penghubung Makassar Takalar dan Gowa Rusak Parah

Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar rusak parah.

Penulis: Makmur | Editor: Muh Hasim Arfah
Tribun Timur/Makmur
JALAN RUSAK-Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar rusak parah, difoto pada Minggu (23/3/2025). Kerusakan terparah terdapat di dekat Pasar Bontoramba, Bontonompo Selatan, Gowa. Salah satu pengendara, Agung, merasa jengkel karna jalan ini sebabkan motornya rusak. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR- Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar rusak parah.

Titik-titik kerusakan parah membentang mulai di depan Pasar Bontoramba, sampai 300 meter setelah Jembatan Campagaya.

Dari pantauan Tribun-Timur.com pada Minggu (23/3/2025), lubang jalan terdapat di sepanjang titik-titik tersebut. Bahkan, ada satu titik di mana lubangnya menganga ke seluruh lebar jalan.

Pada musim hujan seperti sekarang, genangan air menutup lubang jalan dan menciptakan kubangan.

Pengendara yang lewat harus berhati-hati supaya tidak terperosok pada kubangan. 

Pengendara roda dua terpaksa memelankan kendaraannya untuk menjaga kestabilan.

Sebetulnya, telah dilakukan upaya perbaikan dengan pemberian timbunan batu.

Namun bukannya menjadi solusi, timbunan tersebut malah membuat medan jalan semakin bergelombang.

Salah satu pengendara, yang bekerja sebagai ASN, yang tak mau disebut namanya, mengatakan sangat terganggu dengan kondisi jalan.

"Memperlambat untuk sampai ke tujuan, terutama bagi kami yang harus absen tepat waktu dan juga para siswa yang tidak mau terlambat ke sekolahnya," katanya.

Pengendara lain, Agung (26), mengatakan merasa jengkel dengan kondisi jalan ini, terutama karna sebabkan motornya rusak.

"Biasa kalau pengendara lagi kencang, biasa sebabkan percikan air, percikan batu, itu yang merugikan kita sebagai pengendara," katanya.

Agung pun berharap pemerintah dapat memperhatikan jalan ini, karna kerusakannya sudah sangat parah.

"Untuk pemerintah terkait, mohon diperhatikan, untuk keselamatan dan kenyamanan pengendara," katanya.

Sementara warga yang tinggal di sekitar jalan, Mustakim (25), mengatakan terakhir kali jalan ini diperbaiki pada 2018 silam. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved