Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dialog Budaya

Tradisi Puasa Berbagai Agama Ritual Tua, Bukan Sekadar Pindahkan Jam Makan

Lebih dari sekadar menahan lapar, puasa "latihan" fisik untuk menjaga mental dan spiritual, menghubungkan manusia dengan alam, tuhan dan manusia.

Tayang:
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM/Erlan Saputra
DIALOG BUDAYA - pembicara dan peserta berfoto bareng usai dialog kebudayaan di Kantor Tribun Timur, Jl Cenderwasih, Makassar, Kamis (6/3/2025) sore. Gerakan Kedaulatan Budaya 2025 kembali menggelar Dialog Budaya dirangkaikan buka puasa bersama. 

Di sisi lain, dalam tradisi Katolik, ada momen serupa yang menjadi bagian dari refleksi spiritual, yaitu Rabu Abu.

Tradisi Rabu Abu dan Prapaskah dalam Katolik

Di Keuskupan Agung Makassar, Rabu Abu menandai awal masa Prapaskah, yaitu periode 40 hari menuju Jumat Agung (18 April 2025) dan Paskah (20 April 2025).

Pada Rabu Abu, umat menerima abu di dahi sebagai tanda pertobatan dan kesadaran akan kefanaan manusia.

Bahwa manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu. 

Ini juga mengingatkan umat akan pengorbanan Yesus Kristus.

Ketentuan Puasa dan Pantang dalam Katolik

1. Dua hari wajib puasa:

Rabu Abu (5 Maret 2025)

Jumat Agung (18 April 2025)

2. Puasa dan pantang berlaku bagi umat Katolik usia 18-60 tahun.

3. Pantang dilakukan setiap Jumat selama 6 minggu Prapaskah.

4. Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga sebagai bentuk pertobatan, pengendalian diri, dan refleksi spiritual.

Struktur Keuskupan Agung Makassar

169 imam melayani umat di berbagai paroki.

120 ribu umat tergabung dalam komunitas gereja.

139 suster turut serta dalam pelayanan pastoral.

Paroki-paroki dipimpin oleh ketua wilayah yang membimbing umat dalam ibadah dan tradisi keagamaan.

Tradisi Jalan Salib dan Paskah

Selama Prapaskah, umat Katolik juga menjalankan Jalan Salib, yang terdiri dari 14 pemberhentian untuk merenungkan penderitaan Yesus sebelum wafat-Nya.

Tradisi ini dilakukan di paroki-paroki, gereja, dan kemudian di Keuskupan Agung sebagai bagian dari persiapan menyambut Paskah.

Puasa dan pantang dalam Katolik mengikuti ketentuan yang diatur langsung oleh Vatikan melalui surat edaran dari Roma, yang memberikan pedoman bagi umat di seluruh dunia dalam menjalankan ibadah ini.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved