Dialog Budaya
Tradisi Puasa Berbagai Agama Ritual Tua, Bukan Sekadar Pindahkan Jam Makan
Lebih dari sekadar menahan lapar, puasa "latihan" fisik untuk menjaga mental dan spiritual, menghubungkan manusia dengan alam, tuhan dan manusia.
Penulis: Erlan Saputra | Editor: Alfian
Di sisi lain, dalam tradisi Katolik, ada momen serupa yang menjadi bagian dari refleksi spiritual, yaitu Rabu Abu.
Tradisi Rabu Abu dan Prapaskah dalam Katolik
Di Keuskupan Agung Makassar, Rabu Abu menandai awal masa Prapaskah, yaitu periode 40 hari menuju Jumat Agung (18 April 2025) dan Paskah (20 April 2025).
Pada Rabu Abu, umat menerima abu di dahi sebagai tanda pertobatan dan kesadaran akan kefanaan manusia.
Bahwa manusia berasal dari debu dan akan kembali menjadi debu.
Ini juga mengingatkan umat akan pengorbanan Yesus Kristus.
Ketentuan Puasa dan Pantang dalam Katolik
1. Dua hari wajib puasa:
Rabu Abu (5 Maret 2025)
Jumat Agung (18 April 2025)
2. Puasa dan pantang berlaku bagi umat Katolik usia 18-60 tahun.
3. Pantang dilakukan setiap Jumat selama 6 minggu Prapaskah.
4. Puasa bukan hanya menahan lapar, tetapi juga sebagai bentuk pertobatan, pengendalian diri, dan refleksi spiritual.
Struktur Keuskupan Agung Makassar
169 imam melayani umat di berbagai paroki.
120 ribu umat tergabung dalam komunitas gereja.
139 suster turut serta dalam pelayanan pastoral.
Paroki-paroki dipimpin oleh ketua wilayah yang membimbing umat dalam ibadah dan tradisi keagamaan.
Tradisi Jalan Salib dan Paskah
Selama Prapaskah, umat Katolik juga menjalankan Jalan Salib, yang terdiri dari 14 pemberhentian untuk merenungkan penderitaan Yesus sebelum wafat-Nya.
Tradisi ini dilakukan di paroki-paroki, gereja, dan kemudian di Keuskupan Agung sebagai bagian dari persiapan menyambut Paskah.
Puasa dan pantang dalam Katolik mengikuti ketentuan yang diatur langsung oleh Vatikan melalui surat edaran dari Roma, yang memberikan pedoman bagi umat di seluruh dunia dalam menjalankan ibadah ini.(*)
| Mengurai Pro-Kontra Haji Bugis, Prof Idham Bodhi: Mappatoppo Adalah Tradisi Bukan Rukun |
|
|---|
| Dialog Budaya Kupas Tuntas Tradisi Mappatoppo: Haji Bugis dalam Perspektif Budaya |
|
|---|
| Dialog Budaya ke-9: Menelusuri Makna Puasa dalam Perspektif Berbagai Agama |
|
|---|
| Tokoh Katolik Makassar Darius Allo Tangko: Puasa Bukan Sekadar Menahan Lapar, Tapi Menguatkan Iman |
|
|---|
| Tribun Timur Jadi Tuan Rumah Dialog Gerakan Kedaulatan Budaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/DIALOG-BUDAYA-pembicara-dan-peserta-berfoto-bareng-usai-dialog-kebudayaan.jpg)