Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Retret Jelang Ramadhan

Dalam bahasa Inggris, retreat berarti ‘‘mundur’’ atau ‘‘tempat pengasingan diri’’.

Editor: Sudirman
Tribun-Timur.com
OPINI - Rahmat Muhammad Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas 

Oleh: Rahmat Muhammad

Ketua Prodi S3 Sosiologi Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM - Kembali Presiden populerkan diksi retret yang relatif belum familiar bagi masyarakat kecuali di komunitas tertentu terutama yang aktif meditasi di tempat jauh dari keramaian.

Dalam bahasa Inggris, retreat berarti ‘‘mundur’’ atau ‘‘tempat pengasingan diri’’.

Retret ini banyak dikenal gereja, yang juga diambil dari bahasa Prancis ‘‘La retraite’’ de­ngan makna yang sama, yaitu pengunduran diri, menyepi, dan menjauhkan diri dari kesibukan sehari-hari.

Retret merujuk pada salah satu kegiatan rohani yang dilakukan oleh suatu agama untuk membina dan meningkatkan iman dalam diri setiap ummat.

Dalam konteks kerohanian, tradisi retret sudah dilakukan secara terorganisir dari 1491-1556 Masehi.

Sejak itu, kegiatan retret kemudian populer, tak hanya di lingkup kerohanian tapi juga diadopsi ke berbagai bidang, seperti retret dokter, perawat, pramuka, bidang olah raga dan lainnya.

Dalam Islam, retret atau lebih dikenal sebagai «khalwat» atau «uzlah», adalah kegiatan mengundurkan diri dari kegiatan sehari-hari untuk melakukan refleksi, meditasi, dan kontemplasi spiritual.

Jelang Bulan Suci Ramadhan ini retret dapat dilakukan dengan memperbanyak ibadah, seperti shalat, puasa, tadarrus al Qur’an dan sedekah bahkan di akhir ramadhan ummat Islam umumnya i’tikaf di masjid.

Sempat terlintas keraguan apakah sudah relevan penggunaan istilah retret ini yang digaungkan oleh Presiden?

Berusaha untuk memaklumi dalam konteks pemerintahan tetap perlu perspektif Sosiologis sehingga penjelasan retret ini mudah diterima oleh masyarakat.

Saat momentum Pelantikan 961 Kepala Daerah tanggal  20 Februari 2025 oleh Presiden Prabowo Subianto yang diikuti gubernur, bupati, dan walikota juga para wakil.

Presiden meminta semua kepala daerah ini mengikuti retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah selama sepekan dari rencana awal 2 minggu  yang diselenggarakan Kementerian Dalam Negeri, Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), serta Akmil

Retret ini jadi perbincangan menarik sebagai program yang dibuat untuk memberikan pembekalan bagi para pemimpin daerah agar lebih siap menjalankan tugas mereka.  

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved