Wawancara Eksklusif Tribun Timur
Ratnawati Arif Komitmen Jadikan Sinjai Daerah Tujuan
Dalam Podcast Gebrakan Sang Pemimpin tayang di YouTube Tribun Timur, Minggu (23/2/2025), Ratnawati memaparkan apa yang akan dilakukan untuk Sinjai.
Penulis: Hasriyani Latif | Editor: Hasriyani Latif
Pengembangan pariwisata?
Pariwisata adalah salah satu sektor yang akan kita dorong selain pendidikan dan kesehatan. Sinjai punya potensi besar, seperti Kampung Galung yang bisa dikembangkan seperti Ubud di Bali. Kami juga memiliki pesisir pantai yang luas dan sembilan pulau kecil yang indah untuk snorkeling.
Ke depan, kami ingin mengundang wisatawan dari luar daerah, bahkan dari Bali dan Mataram agar mereka menjadikan Sinjai sebagai destinasi wisata baru.
Apa lagi jadi prioritas?
Sektor pertanian dalam arti luas masih menjadi prioritas utama. Sinjai harus menjadi pemasok pangan yang kuat. Kita punya lahan sawah yang luas, hortikultura di dataran tinggi, dan hasil pertanian unggulan seperti kentang raja dan kopi Sinjai yang sudah berkualitas ekspor.
Tantangannya adalah memperluas pangsa pasar agar kopi Sinjai dikenal luas, bukan hanya kopi Toraja yang sudah lebih dulu terkenal.
Sektor perikanan?
Perikanan juga sangat potensial. Sinjai punya ikan segar yang bisa langsung dinikmati tanpa perlu masuk freezer. Kami ingin mendorong produk perikanan lokal agar bisa diekspor, termasuk ikan Napoleon yang sudah dilindungi.
Sinjai harus menjadi daerah yang dikenal karena keunggulan produk lokalnya. Ketika orang menyebut Sinjai, mereka langsung teringat dengan ikan segarnya, kentang rajanya, dan mangrove yang luas dan indah.
Dukungan infrastruktur?
Kita harus membangun infrastruktur pendukung agar wisatawan tidak hanya sekadar singgah, tetapi juga bermalam. Dengan begitu, perekonomian lokal akan tumbuh. Kami juga ingin bersinergi dengan daerah tetangga seperti Bulukumba agar wisatawan yang berkunjung ke sana juga tertarik untuk datang ke Sinjai.
Dukungan suami?
Sangat besar. Beliau memberi saya semangat dan keberanian untuk maju. Nasihat yang paling saya ingat adalah jangan takut. Itu menjadi motivasi saya untuk terus melangkah.
Keinginan itu muncul karena saya yakin rekan-rekan di birokrasi dan berbagai elemen masyarakat akan mendukung. Saya juga mendapat dorongan dari suami, yang sebagai pengusaha memahami pentingnya peran stakeholder dalam membangun Sinjai. Semua pemangku kepentingan harus terlibat dalam proses ini.
Komunikasi pemimpin sebelumnya?
Saya menemui mantan-mantan Bupati, tokoh pendidikan, dan akademisi untuk meminta masukan. Saya bersilaturahmi dengan mereka karena saya percaya, keberhasilan Sinjai saat ini adalah hasil kerja keras pemimpin sebelumnya. Kami ingin melanjutkan dan mengembangkan capaian mereka agar Sinjai semakin maju dan berdaya saing.
Ada kesinambungan?
Sinjai adalah hasil kerja kolektif dari banyak pemimpin dan elemen masyarakat. Inilah mengapa saya selalu mengusung konsep sama-sama ki karena semua orang harus merasa memiliki dan berperan dalam membangun Sinjai ke depan.
Harapan untuk gubernur?
Kabupaten Sinjai memiliki PAD kecil sehingga harapan besar kami ada pada dukungan dari gubernur dan presiden. RPJMD yang disusun saat ini harus sejalan dengan RPJMN serta RPJPD provinsi agar pembangunan bisa berjalan selaras dan berkelanjutan.
(Tribun-Timur.com/hasriyani latif)
| Normalisasi Israel Picu Penolakan Publik di Kawasan |
|
|---|
| Iran di Persimpangan: Politik, Agama dan Suksesi Ali Khamenei |
|
|---|
| Cerdas Kendalikan Hama: Ingat, Tikus Itu Cerdas dan Adaptif |
|
|---|
| Pesan Waisak 2025: Kendalikan Tiga Akar Kejahatan |
|
|---|
| Cerita Herdianto Marzuki Ketua DPRD Morowali, Alumnus UMI Pilih Ngekos 2 Periode |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Bupati-Sinjai-Hj-Ratnawati-Arif-dalam-Podcast-Gebrakan-Sang-Pemimpin.jpg)