Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Uang Palsu di UIN

Andi Ibrahim Cs Tak Hanya Uang Cetak Palsu Rp 2 Miliar Tapi Juga SBN Rp700 T dan Mata Uang Korea

Irjen Yudhiawan Wibisono membongkar barang bukti kasus uang palsu UIN Alauddin mencapai triliunan, termasuk SBN dan mata uang Korea.

Editor: Sakinah Sudin
Tribun Timur/ Muhammad Abdiwan
Kapolda Sulsel, Irjen Pol Yudhiawan Wibisono (tengah) didampingi Kapolres Gowa AKBP Reonald Simanjuntak, dan perwakilan Bank Indonesia Sulsel, menunjukkan barang bukti uang palsu produksi UIN Alauddin Makassar, pada konferensi pers di Mapolres Gowa, Jl Syamsuddin Tunru, Kecamatan Somba Opu, Gowa, Kamis (19/12/2024) siang. Selain mata uang palsu rupiah, sindikat uang palsu UIN Alauddin juga mencetak SBN Rp700 T dan mata uang palsu Korea. 

• 234 Lembar Kertas Bergambar Uang Pecahan Rp. 100.000,- (Seratus Ribu) Emisi 2016 Yang Belum Terpotong.

• Mata Uang Korea Sebanyak 1 Lembar Sebesar 5.000 Won.

• Mata Uang Vietnam Sebanyak 111 Lembar Sebesar 500 Dong.

• Mata Uang Rupiah Sebanyak 2 Lembar Dengan Pecahan Rp. 1.000,- Emisi 1964.

• Mata Uang Rupiah Rp. 100.000,- (Seratus Ribu) Emisi 2016 Sebanyak 234 Lembar.

• 1 (Satu) Lembar Kertas Foto Copy Certificate Of Time Deposit (BI) Senilai Rp. 45.000.000.000.000,- (Empat Puluh Lima Triliun Rupiah)

• 1 (Satu) Lembar Kertas Surat Berharga Negara (Sbn) Senilai Rp. 700.000.000.000,- (Tujuh Ratus Triliun Rupiah)

• 1 (Satu) Bubuk Aluminium (1 Bungkus)

• 1 (Satu) Kaleng Tinta Warna Putih Di Pesan Dari Cina

• 1 (Satu) Kaleng Tinta Warna Merah Dipesan Dari Cina

• 1 (Satu) Kaleng Tinta Warna Hitam

• 13 (Tiga Belas) Tinta Printer Epson

• Timbangan Digital

• 9 (Sembilan) Lembar Plat Lampu Rekam

• Kaca Pembesar

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved