Opini
Tantangan Kian Terkendali, Tren Bertani di Generasi Muda Siap Meroket
Penurunan produksi beras mayoritas dipengaruhi oleh alih fungsi lahan dan menurunnya jumlah petani.
Oleh: Adwin Pratama Anas
Alumni Leeds University
TRIBUN-TIMUR.COM - BADAN Pusat Statistik (BPS) mencatat impor beras Indonesia mencapai 3,06 juta ton pada tahun 2023, tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Hal ini menyoroti tantangan ketahanan pangan dan keberlanjutan sektor pertanian.
Penurunan produksi beras mayoritas dipengaruhi oleh alih fungsi lahan dan menurunnya jumlah petani.
Pada 2023, jumlah petani turun 7 persen dibandingkan 2013, dari 31 juta menjadi 29 juta orang.
Regenerasi Petani Baru
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaporkan rata-rata usia petani di Indonesia adalah 52 tahun, dengan hanya 21 persen dari generasi muda.
Data BPS 2023 menunjukkan Generasi X mendominasi (43 persen), diikuti Baby Boomers (28 persen), sementara Millennial hanya 26 persen.
Sudahkah kita memahami dan mengatasi hambatan generasi muda masuk ke dunia pertanian? Apakah ada tanda perubahan positif di masa depan?
Mengupas Keengganan
Menurut survei Jakpat, hanya 6 dari 100 Generasi Z yang tertarik berkarir di sektor pertanian
Alasannya beragam: 36 persen menyebut minimnya peluang pengembangan karier, 33 persen menganggap sektor ini terlalu berisiko, 20 persen merasa pendapatan terlalu rendah, sementara sisanya menganggap bidang ini kurang dihargai dan tidak menjanjikan.
LIPI menambahkan bahwa rendahnya minat generasi muda dipengaruhi oleh rendahnya pendapatan dan kurangnya prestise sosial profesi petani.
Selain itu, sektor ini dianggap rumit dan tidak mudah, berlawanan dengan preferensi generasi muda untuk hal-hal yang sederhana dan berbasis teknologi.
| Demokrasi yang Malnutrisi |
|
|---|
| Putusan MK dan Runtuhnya Praktik Multi-Audit Perkara Korupsi |
|
|---|
| Katto Bokko: Meneropong Masa Depan Petani Muda Indonesia |
|
|---|
| Ketika Laki-laki Memilih Diam: Kerentanan Bunuh Diri dalam Perspektif Emile Durkheim |
|
|---|
| Padepokan Saung Taraju Jumantara dan Rapuhnya Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Adwin-Pratama-Anas-Alumni-Leeds-United-65.jpg)