Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

500 Pasangan Cerai karena Beda Pilihan Politik

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam satu provinsi yang tidak disebut namanya, tercatat ada 500 perceraian suami istri karena perbedaan politik

Tayang:
Editor: Muh Hasim Arfah
dok tribun
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dalam satu provinsi yang tidak disebut namanya, tercatat ada 500 perceraian suami istri karena perbedaan politik. 

Sebab, ia menemukan korelasi signifikan antara bimbingan pernikahan dengan ketahanan keluarga. 

"Pasangan yang telah terbimbing cenderung memiliki keluarga yang lebih kokoh dan tidak rentan terhadap perceraian, kekerasan dalam rumah tangga, atau melahirkan anak-anak stunting," kata Kamaruddin.

Terpisah, Wakil Ketua Komisi II DPR RI, Dede Yusuf menegaskan bahwa Pemilu tidak seharusnya menjadi alasan utama untuk perceraian.

"Jadi kalau ada yang cerai karena pemilu, menurut saya jangan-jangan dulunya sudah selingkuh satu sama lain. Kita tidak tahu,” ujarnya.

“Artinya, punya masalah sendiri yang kebetulan pas dengan adanya pemilu ini bisa saja konflik itu menegang atau membesar," ia menambahkan. 

Dede menjelaskan perbedaan politik dalam Pemilu bisa saja memperburuk kondisi hubungan yang sudah ada, namun itu bukan penyebab utama perceraian.

Dia juga menyoroti pentingnya melihat permasalahan pernikahan secara lebih menyeluruh, bukan hanya dari sisi politik semata. 

"Pemilu jangan dijadikan alasan untuk segera pergi ke KUA," tambah Dede.(tribun network/mar/dod)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved