Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Tantangan Pengobatan Tuberkulosis Resistan Obat atau TBC-RO

TBC-RO merupakan penyumbang utama resistansi antimikroba yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat.

Editor: Sudirman
IST
Ian Imanuel Fidhatami Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi (S3), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta 

Oleh: Ian Imanuel Fidhatami 

Mahasiswa Program Studi Doktor Biologi (S3), Fakultas Biologi, Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta

TRIBUN-TIMUR.COM - PENGOBATAN kasus TBC-RO masih menjadi perhatian dan tantangan secara global.

TBC-RO merupakan penyumbang utama resistansi antimikroba yang menjadi ancaman kesehatan masyarakat.

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO menetapkan tanggal 18 – 24 November sebagai Pekan Peduli Antimikroba Sedunia.

Biasanya juga disebut sebagai Pekan Peduli Antibiotik Sedunia dan tentunya bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman terkait dengan resistansi antimikroba.

Salah satu bakteri yang memiliki kemampuan untuk bertahan hidup dari pemberian antibiotik adalah bakteri Mycobacterium tuberculosis.

Bakteri ini menyebabkan penyakit tuberkulosis dan menyerang berbagai macam organ pada tubuh manusia terkhusus organ paru-paru. 

Laporan tahunan WHO di tahun 2023, menunjukan estimasi kasus sebanyak 1.060.000 per tahunnya, dan berdasarkan data Global Tuberculosis Report 2021, Indonesia memiliki estimasi Tuberkulosis Resistan Obat (TBC-RO) sebanyak 28.000 kasus. 

Resistansi antimikroba ini merupakan salah satu prioritas kesehatan utama oleh World Health Organization (WHO).

Tingginya tingkat resistansi antimikroba menjadi ancaman di seluruh dunia terhadap keselamatan dan kualitas pelayanan pasien. 

TBC-RO

Berbagai macam faktor virulen dimiliki oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis seperti memiliki komponen dinding sel tebal terutama pada permukaan sel yang berinteraksi dengan target inang setelah sekresi, pelepasan, atau saat menempel pada permukaan bakteri.

Selain itu faktor mutasi juga sangat berpengaruh terhadap tingkat resistansi obat oleh pasien TBC-RO.

Tuberkulosis Resistan Obat (TBC-RO) adalah kondisi seseorang yang terinfeksi oleh bakteri TBC disebabkan oleh strain kompleks Mycobacterium tuberculosis yang resistan terhadap obat TBC apapun.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved