Sulsel Terpuruk di PON 2024
Peringatan Darurat Olahraga Sulsel: Prestasi Mendunia, Atlet Minim Perhatian!
prestasi diraih Rahmat Erwin di Cabor angkat besi tak dibarengi dengan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan KONI Sulsel.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Laporan Jurnalis Tribun-Timur.com, Kaswadi Anwar
Baca berita sebelumnya :
- Peringatan Darurat Olahraga Sulsel
- Sulsel Peringkat 16 di PON Aceh Sumut, Kadispora: Saya Mohon Maaf kepada Masyarakat
- Pro Kontra Yasir Mahmud Nakhodai KONI Sulsel dan Terpuruknya Prestasi di PON 2024
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Cabang olahraga (Cabor) angkat besi selalu menorehkan prestasi bagi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Bukan hanya level nasional, tapi internasional.
Prestasi disumbangkan oleh lifter kelahiran Makassar, Rahmat Erwin Abdullah.
Medali demi medali serta rekor terus dipecahkan Rahmat Erwin di olahraga angkat besi.
Terbaru Rahmat Erwin mempersembahkan medali emas untuk Sulsel di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatera Utara (Sumut) 2024.
Bahkan, pemuda berusia 23 tahun ini memecahkan rekor angkatan snatch, clean & jerk dan total angkatan peraih medali emas Olimpiade Paris, Rizki Juniansyah di PON.
Namun, prestasi diraih Rahmat Erwin di Cabor angkat besi tak dibarengi dengan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel.
Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (Sekum Pengprov PABSI) Sulsel, Attock Suharto menyebut, perhatian pemerintah terhadap angkat besi sangat minim.
Utamanya dalam hal sarana prasarana, tempat latihan, kebutuhan atlet dan gizi.
"Itu sama sekali mungkin pemerintah abai dalam hal ini, saya tidak tahu kalau ke atlet lain. Official angkat besi berpendapat, pemerintah minim perhatian," katanya saat dihubungi melalui telepon, Selasa (24/9/2024).
Untungnya, sebut dia, Rahmat Erwin adalah atlet Pelatnas, sehingga bisa latihan di Jakarta, di tempat Pengurus Besar (PB) PABSI.
Kalau pulang ke Makassar hanya menggunakan peralatan seadanya dimiliki di rumah pribadinya.
Sampai sekarang, PABSI Sulsel belum memiliki tempat latihan, biasanya hanya menyewa tempat gym.
| Setelah Prestasi Sulsel Jeblok di PON, Kini Giliran Bonus Nunggak 4 Bulan |
|
|---|
| Pengurus Cabor: Minimal Rp80 Miliar Jika Sulsel Mau 5 Besar PON 2028 |
|
|---|
| Anggaran Habis, KONI Sulsel Terlilit Utang Usai PON 2024 Aceh-Sumut |
|
|---|
| Nol Rupiah Bantuan Pemprov dan KONI Sulsel, Pengurus Cabor Banting Tulang Biayai Tryout |
|
|---|
| Peringatan Darurat Olahraga Sulsel: Atlet Pinjam Rp400 Juta ke Bank, Pemprov - KONI Tak Biayai TC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rahmat-erwin-abdullah.jpg)