Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sulsel Terpuruk di PON 2024

Peringatan Darurat Olahraga Sulsel: Prestasi Mendunia, Atlet Minim Perhatian!

prestasi diraih Rahmat Erwin di Cabor angkat besi tak dibarengi dengan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan KONI Sulsel.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
DOK PRIBADI
Lifter Sulsel, Rahmat Erwin Abdullah (tengah) bersama ibunya, Ami Asun Budiono (kiri) dan ayahnya, Erwin Abdullah (kanan) usai meraih medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 di  GOR Seramoe, Banda Aceh, Kamis (5/9/2024) malam. Lifter Sulsel, Rahmat Erwin Abdullah (tengah) saat pengalungan medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 di GOR Seramoe, Banda Aceh, Kamis (5/9/2024) malam.   

Tujuannya untuk persiapan hadapi PON XXII Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB/NTT) 2028.

Menurutnya, persiapan harus dilakukan lebih panjang. Jangan hanya setahun jelang PON baru persiapan.

Sulsel perlu mencontoh provinsi lain yang menggelar persiapan. 

Mereka persiapan secara bertahap, H-3 tahun, H-2 tahun lalu H-1 tahun, itu sudah ada anggarannya semua.

"Sedangkan kita baru mau PON setahun ke depan baru mau dianggarkan. Itu sudah termasuk try out, TC, honor, makan dan minum. Itu sudah disatukan dengan angka Rp17,5 miliar," bebernya.

Attock menambahkan, cara pembinaan perlu juga dibahas.

Perlu penetapan cabor  unggulan atau prioritas. 

Sebab, pada PON lalu beberapa cabor andalan Sulsel meleset torehan medalinya.

"Sejumlah cabor diandalkan mendapat medali, meleset," pungkasnya.(bersambung)

Baca berita selanjutnya: Terpuruk di PON Aceh Sumut 2024, Sulsel Kini Fokus Menatap PON Nusa Tenggara 2028

Sumber: Tribun Timur
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved