Sulsel Terpuruk di PON 2024
Peringatan Darurat Olahraga Sulsel: Prestasi Mendunia, Atlet Minim Perhatian!
prestasi diraih Rahmat Erwin di Cabor angkat besi tak dibarengi dengan perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel dan KONI Sulsel.
Penulis: Kaswadi Anwar | Editor: Alfian
Tujuannya untuk persiapan hadapi PON XXII Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur (NTB/NTT) 2028.
Menurutnya, persiapan harus dilakukan lebih panjang. Jangan hanya setahun jelang PON baru persiapan.
Sulsel perlu mencontoh provinsi lain yang menggelar persiapan.
Mereka persiapan secara bertahap, H-3 tahun, H-2 tahun lalu H-1 tahun, itu sudah ada anggarannya semua.
"Sedangkan kita baru mau PON setahun ke depan baru mau dianggarkan. Itu sudah termasuk try out, TC, honor, makan dan minum. Itu sudah disatukan dengan angka Rp17,5 miliar," bebernya.
Attock menambahkan, cara pembinaan perlu juga dibahas.
Perlu penetapan cabor unggulan atau prioritas.
Sebab, pada PON lalu beberapa cabor andalan Sulsel meleset torehan medalinya.
"Sejumlah cabor diandalkan mendapat medali, meleset," pungkasnya.(bersambung)
Baca berita selanjutnya: • Terpuruk di PON Aceh Sumut 2024, Sulsel Kini Fokus Menatap PON Nusa Tenggara 2028
| Setelah Prestasi Sulsel Jeblok di PON, Kini Giliran Bonus Nunggak 4 Bulan |
|
|---|
| Pengurus Cabor: Minimal Rp80 Miliar Jika Sulsel Mau 5 Besar PON 2028 |
|
|---|
| Anggaran Habis, KONI Sulsel Terlilit Utang Usai PON 2024 Aceh-Sumut |
|
|---|
| Nol Rupiah Bantuan Pemprov dan KONI Sulsel, Pengurus Cabor Banting Tulang Biayai Tryout |
|
|---|
| Peringatan Darurat Olahraga Sulsel: Atlet Pinjam Rp400 Juta ke Bank, Pemprov - KONI Tak Biayai TC |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rahmat-erwin-abdullah.jpg)