UMKM Tertekan, Respons Sekda Sulsel Jufri Rahman Harga Plastik Melonjak
Menaikkan harga berisiko menurunkan daya beli, sementara mempertahankan harga membuat keuntungan semakin tipis.
TRIBUN-TIMUR.COM - Harga plastik yang terus naik mulai menekan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Sulsel.
Biaya produksi perlahan meningkat, sementara pengusaha masih berusaha menjaga harga jual tetap stabil.
Sekda Sulsel, Jufri Rahman, menyatakan kondisi ini tidak bisa dihindari.
Keterkaitan plastik dengan minyak membuat harganya ikut terdorong naik.
“Semua produk hilir yang hulunya ada kaitannya dengan minyak pasti terpengaruh dengan perang teluk,” ujarnya.
Pemprov Sulsel, kata Jufri terus memantau harga di lapangan.
Namun, intervensi terhadap bahan baku global sangat terbatas.
“Kondisi dunia tidak baik-baik saja. Karena itu bikinlah persiapan,” ujarnya.
Ia menilai kenaikan harga masih berpotensi berlanjut.
Ketidakpastian energi dan geopolitik jadi pemicu utama.
Baca juga: Harga Plastik Naik, Pemerintah Buka Keran Impor dari Afrika hingga India
Pelaku usaha diminta beradaptasi, termasuk beralih ke kemasan alternatif.
Sementara itu, masyarakat diimbau mulai melakukan mitigasi.
Antisipasi diperlukan agar krisis energi tidak menjalar ke krisis pangan.
“Saya sarankan mulai tanam cabai, tomat, sawi, hidroponik,” katanya.
Produksi Terpangkas
| Pemprov Sulsel Masih Berutang Dana Bagi Hasil 2024 Rp200 Miliar |
|
|---|
| Kabar Gembira untuk ASN Pemprov Sulsel, Gaji 13 Cair Pekan ini |
|
|---|
| Prof Aminuddin Ilmar Bongkar Permasalahan Good Governance dalam Bukunya |
|
|---|
| Terbengkalai Selama Dikuasai Pemprov Sulsel, Nelayan Harap Pemkot Makassar Kelola TPI Paotere |
|
|---|
| Pemprov Sulsel Siapkan Rp100 M untuk Jembatan Barombong, Pemkot Makassar Pastikan Lahan Tuntas Juni |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/BLOKADE-LUWU-Sekretaris-Daerah-Sulsel-Jufri-Rahman.jpg)