Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Pilkada

Andi Suruji Ajak Publik Nikmati Demokrasi Tanpa Ketakutan

Pemimpin Umum Tribun Timur, Andi Suruji, menegaskan bahwa esensi demokrasi adalah kebahagiaan dan keberanian. 

Penulis: Erlan Saputra | Editor: Sukmawati Ibrahim
Tribun-Timur.com
Pemimpin Umum Tribun Timur, Andi Suruji dalam dialog bertajuk "Pemilu Serentak Damai dan Jaminan Keamanan" di Kantor Tribun Timur, Selasa (17/9/2024). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemimpin Umum Tribun Timur, Andi Suruji, menegaskan bahwa esensi demokrasi adalah kebahagiaan dan keberanian. 

Dalam acara diskusi Pilkada Serentak yang berlangsung di kantor Tribun Timur, Jl Cendrawasih, Kota Makassar, Selasa (17/9/2024), Andi Suruji mengemukakan pandangannya bahwa berdemokrasi itu harus happy, lepas dari rasa takut.

Pernyataan Suruji ini bukan tanpa alasan. 

Sebab, proses demokrasi sering kali dibayangi oleh ketegangan dan ketakutan, baik bagi calon politik maupun pemilih.

Ia berargumen bahwa untuk mencapai demokrasi yang sehat, masyarakat harus mampu melepaskan diri dari kekhawatiran dan merayakan hak mereka dengan penuh keceriaan.

Diskusi tersebut dihadiri oleh sejumlah narasumber penting, termasuk Ketua KPU Sulsel Hasbullah, Ketua Bawaslu Sulsel Mardiana Rusli, dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi. 

Andi Suruji menjelaskan, ketiga lembaga institusi itu sangat memegang peranan penting dalam menentukan kualitas demokrasi di Pilkada Sulsel. 

"Soal kualitas demokrasi, ketika ketiga institusi ini bekerja dengan baik, saya kira kualitas demokrasi yang kita dambakan, tidak akan kita ragukan lagi," katanya.

Andi Suruji menekankan bahwa tema dialog "Pemilu Serentak Damai dan Jaminan Keamanan" merupakan bagian dari kualitas demokrasi yang diharapkan. 

"Berdemokrasi itu harus dilakukan dengan rasa bahagia. Ini berlaku untuk semua, termasuk media dan penyelenggara. Kita harus merasa bebas dalam menentukan pilihan dan memberitakan secara objektif. Itulah inti dari kualitas demokrasi yang kita impikan," kata dia.

Baca juga: 3 ASN dan 1 Kades Diproses Bawaslu, Diduga Tidak Netral di Pilkada Takalar Sulsel 2024

Dia juga menyampaikan peran empat organisasi media dan insan pers. 

Yakni, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI), Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI), Pewarta Foto Indonesia, dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).

Empat lembaga jurnalistik itu diharapkan dapat berkontribusi meningkatkan kualitas demokrasi. 

Menurut Suruji, keempat organisasi ini penting dalam upaya memperbaiki dan memperkuat demokrasi di Indonesia.

“Semoga dialog hari ini memberikan manfaat besar bagi demokrasi dan pembangunan di Sulsel yang kita cintai,” tutup Andi Suruji.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved