Banyak Tokoh Nasional Lahir di Bone Tapi Infrastruktur Jalan Masih Minim, Kok Bisa?
Dusun ini terisolasi karena satu-satunya akses keluar adalah dengan melintasi Sungai Useng, yang saat ini tidak memiliki jembatan.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM
Potret anak sekolah yang harus menggunakan pelepah pisang untuk melintasi sungai Useng
"Jika jembatan dibangun, perekonomian akan meningkat karena hasil pertanian dan perkebunan bisa dipasarkan. Selain itu, anak-anak juga dapat melanjutkan pendidikan tanpa rasa takut," jelasnya.
Saat ini, terdapat sekitar 30 kepala keluarga di Dusun Useng yang menggantungkan hidup pada pertanian dan perkebunan.
Dengan lebar Sungai Useng sekitar 60 meter, setiap kali air sungai naik, hasil panen mereka seringkali rusak dan tidak dapat dijual, menyebabkan kerugian bagi mereka.
"Jika air sungai meluap, kami tidak bisa menjual hasil panen karena rusak dan berjamur," tutup Andi Rahman.(*)
Baca Juga
| 392 Jamaah Haji Bone Tiba di Madinah, Disambut Layanan Sigap Petugas PPIH |
|
|---|
| Atur Mobilitas dan Hemat Anggaran, Pemkab Bone Terapkan WFH di Hari Rabu |
|
|---|
| Hadapi El Nino Godzilla, Pemkab Bone Bentuk Brigade Air, Fokus Pompanisasi Sawah |
|
|---|
| Resahkan Warga Judi Kartu di Pasar Palakka Bone Digerebek, 5 Pelaku Ditangkap |
|
|---|
| Niat Melerai, Pemuda di Bone Jadi Korban Pembacokan di Jalan Ahmad Yani |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/potret-anak-sekolag-di-Bone.jpg)