SD Inpres Pajjaiang Disegel
BREAKING NEWS: Negosiasi Tak Ngefek, Ahli Waris Tutup Lagi SD Inpres Pajjaiang Makassar
Di depan pagar SD Inpres Pajjaiang Makassar terpasang spanduk bertuliskan 'Pemuda dan Mahasiswa Biringkanaya Menggugat'.
Penulis: Siti Aminah | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - SD Inpres Pajjaiang, SD Inpres Sudiang dan SDN Pajjaiang, Jl Pajjaiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar ditutup lagi, Senin (22/7/2024).
Pihak yang mengaku ahli waris menyegel sekolah.
Akibatnya para guru hingga peserta didik tak bisa masuk ke sekolah.
Dari foto yang diterima Tribun Timur pagi ini, di depan pagar sekolah terpasang spanduk bertuliskan 'Pemuda dan Mahasiswa Biringkanaya Menggugat'.
"Pemuda dan Mahasiswa Biringkanaya Menggugat Meminta Pemerintah Kota Makassar untuk tidak tutup mata serta taat, tunduk dan patuh terhadap putusan pengadilan dengan segera melakukan ganti rugi atas lahan objek SD Negeri Pajjaiang kepada ahli waris Alm Badjida Bin Koi," isi spanduk tersebut.
Sebelumnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin telah menerapkan pembelajaran online atau daring kepada peserta didik.
Baca juga: 3 Opsi Ditawarkan Dinas Pendidikan Makassar ke Ahli Waris Lahan SD Inpres Pajjaiang
Pembelajaran online bagi murid ketiga sekolah tersebut dimulai Kamis-Sabtu pekan lalu.
Muhyiddin menjanjikan bahwa kegiatan sekolah atau tatap muka kembali efektif pada Senin (22/7/2024) hari ini.
Hanya saja, berdasarkan kejadian di lapangan, pihak ahli waris ternyata masih menyegel sekolah.
Artinya negosiasi yang telah dilakukan Dinas Pendidikan bersama stakeholder terkait tidak didengar oleh ahli waris.
Sebelumnya diberitakan, Dinas Pendidikan Kota Makassar menawarkan tiga opsi kepada ahli waris terkait sengketa lahan SD Inpres Pajjaiang, SD Inpres Sudiang dan SDN Pajjaiang.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Muhyiddin mengatakan, opsi pertama ahli waris harus menunggu putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA).
Saat ini Pemkot Makassar sedang melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan MA yang memenangkan gugatan ahli waris.
Opsi kedua kata Muhyiddin, jika ahli waris tetap bersikeras untuk menguasai lahan tersebut maka mereka diminta untuk mengurus sertipikat lahan ketiga sekolah tersebut sebagai bukti kepemilikan.
Opsi lainnya, ahli waris boleh memasang papan bicara di depan sekolah bahwa lahan tersebut masih bersengketa.
Muhyiddin
SD Inpres Pajjaiang Disegel
SD Inpres Pajjaiang
Makassar
ahli waris
Sekolah Disegel
TribunBreakingNews
BREAKING NEWS
Murid di Kompleks SD Inpres Pajjaiang Direlokasi Imbas Polemik Lahan Digugat Ahli Waris |
![]() |
---|
Bukti Baru! Lahan SD Inpres Pajjaiang Makassar Masuk Kawasan GOR Sudiang |
![]() |
---|
Dinas Pendidikan Makassar Sebut Ahli Waris Lahan SD Inpres Pajjaiang Lari dari Komitmen |
![]() |
---|
DPRD Makassar Siap Kawal Anggaran Ganti Rugi Lahan SD Inpres Pajjaiang |
![]() |
---|
Pengacara Ahli Waris Lahan SD Inpres Pajjaiang Bakal Surati DPRD Makassar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.