SD Inpres Pajjaiang Disegel
Dinas Pendidikan Makassar Sebut Ahli Waris Lahan SD Inpres Pajjaiang Lari dari Komitmen
Saat ini Pemkot Makassar sedang melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan MA yang memenangkan gugatan ahli waris SD Pajjaiang
Penulis: Siti Aminah | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar menyebut bahwa ahli waris lahan SD Inpres Pajjaiang Makassar lari dari komitmen.
Diketahui, Dinas Pendidikan Kota Makassar telah menawarkan tiga opsi terhadap polemik lahan SD Inpres Pajjaiang.
Opsi pertama ahli waris harus menunggu putusan inkrah dari Mahkamah Agung (MA).
Saat ini Pemkot Makassar sedang melakukan peninjauan kembali (PK) terhadap putusan MA yang memenangkan gugatan ahli waris.
Opsi kedua kata Muhyiddin, jika ahli waris tetap bersikeras untuk menguasai lahan tersebut maka mereka diminta untuk mengurus sertipikat lahan ketiga sekolah tersebut sebagai bukti kepemilikan.
Opsi lainnya, ahli waris boleh memasang papan bicara di depan sekolah bahwa lahan tersebut masih bersengketa.
Akan tetapi, ahli waris tidak diperkenankan untuk menyegel sekolah tersebut karena mengganggu aktivitas guru dan peserta didik.
Dengan ketiga pilihan tersebut, ahli waris diminta untuk membuka segel sekolah mulai hari ini setelah pembelajaran dialihkan ke online atau daring selama tiga hari.
"Kondisi di lapangan itu, SD Pajjaiang masih disegel, dia (ahli waris) lari dari komitmen, kemarin kita komitmen, kita minta kemarin hari Senin tetap belajar, tetapi (tetap) disegel," ucap Muhyiddin Senin (22/7/2024).
"Jadi tetap belajar during, makanya opsi opsi yang dikasi untuk persertifikaran termasuk juga menyurat ke pengadilan, kan kita tunggu untuk eksekusi. Kita dari Dinas Pendidikan minta itu tapi susah tongki kalau dia (ahli waris) lari dari komitmen," sambungnya.
Baca juga: DPRD Makassar Siap Kawal Anggaran Ganti Rugi Lahan SD Inpres Pajjaiang

Opsi-opsi di atas kata Muhyiddin telah disampaikan kepada ahli waris melalui pengacara atau penasihat hukum ahli waris.
Selanjutnya, Dinas Pendidikan akan membahas polemik ini bersama lintas sektor di Balai Kota Makassar Jl Ahmad Yani, Selasa (23/7/2024).
"Besok itu insyaallah ada rapat koordinasi di balai kota jam 2. Kita mengundang semua BPN, Polrestabes, Kejari, dan beberapa unsur lainnya lingkup Pemkot Makassar, kita bicarakan persoalan ini," kata Muhyiddin.
Untuk sementara, ia meminta seluruh siswa untuk belajar daring.
"Tunggu dulu besok rapat koordinasi, kita perjelas dulu kedudukannya. Masih daring dulu sampai besok," imbaunya. (*)
Foto: Ahli waris menyegel SD Inpres Pajjaiang, Jl Pajjaiang Kecamatan Biringkanaya, Senin (22/7/2024).
SD Inpres Pajjaiang Disegel
SD Inpres Pajjaiang
Dinas Pendidikan Makassar
Makassar
TribunBreakingNews
Murid di Kompleks SD Inpres Pajjaiang Direlokasi Imbas Polemik Lahan Digugat Ahli Waris |
![]() |
---|
Bukti Baru! Lahan SD Inpres Pajjaiang Makassar Masuk Kawasan GOR Sudiang |
![]() |
---|
DPRD Makassar Siap Kawal Anggaran Ganti Rugi Lahan SD Inpres Pajjaiang |
![]() |
---|
Pengacara Ahli Waris Lahan SD Inpres Pajjaiang Bakal Surati DPRD Makassar |
![]() |
---|
Alasan Ahli Waris Ngotot Segel SD Inpres Pajjaiang Makassar: Tak Ada Itikad Baik Disdik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.