Pil Pahit di Pilkada
Hajatan demokrasi lokal serentak di 37 provinsi dan 508 kabupaten kota 27 November 2024 akan digelar.
Data di atas terjadi tahun 2023, tentu belum termasuk data sebelumnya dan tahun 2024 ini.
Dampak sistemik dari demokrasi lokal kita yang berbelit, cenderung mempersulit munculnya tokoh lokal yang mumpuni tapi tanpa modal dan kos politik serta masih terjebaknya parpol sebagai alat kendaraan satu satunya dan mengebiri potensi calon perseorangan membuat mental korup terjadi dimana mana dan menggerogoti semua segi.
Bisa jadi, tingkat korupsi, moral sosial politik penyelenggara negara yang kacau, tidak nyambungnya antara kualitas tahapan dan sistem pemilu pilkada dengan produk demokrasi berupa wakil rakyat, kepala daerah bahkan pemimpin negara sekalipun, itu disebabkan karena sakitnya demokrasi kita.
Penyakit demokrasi itu bisa didiagnosa rendahnya etika-moral pejabat negara/wakil rakyat/penyelenggara pemilu (mulai dari kasus judi online, narkotika, korupsi), di banyak kasus rakyat dibiarkan dengan masalahnya sendiri tanpa bantuan dari para wakilnya, para elite politik sibuk dengan strategi dan komunikasi politiknya dan mengabaikan kepentingan dan kebutuhan serta masalah rakyat.
Oleh karena itu, partisipasi warga masyarakat dalam pilkada tidak hanya di hari H tanggal 27 November 2024 nanti.
Jika itu terjadi maka kita akan menelan pil pahit di pilkada. Protes warga bahkan berujung pada laporan ke DKPP ke Penyelenggara Pemilu (KPU-BAWASLU) itu bagian dari partisipasi.
Mengawal dan mengkritisi tahapan dan penggunaan anggaran yang besar di pilkada, mengawasi dan mengontrol kerja BAWASLU supaya efektif, mengkritisi partai politik agar tdk sekedar bermanuver diatas kepentingan kelompok, golongan, parpol bahkan pemodal sekalipun itu juga bagian dari partisipasi.
Intinya bahwa konstituen itu jangan mau jadi korban pil pahit dari pilkada karena tahunya sekedar ikut serta dimobilisasi oleh berbagai macam kepentingan dan kekuatan praktis jangka pendek, lalu melupakan bahwa kandidat pemimpin daerah yang diopsikan itu adalah calon pemimpin sesungguhnya yang akan menentukan nasibnya selama lima tahun.
Wallahul muwaffiq ilaa aqwamit thariq.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/A-Shaifuddin-Bintang0000.jpg)