Resiliensi Surat Kabar Tribun Bone Antar H Asdar Raih Gelar Doktor
Ujian promosi doktor berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas pada Rabu (22/5/2024).
Penulis: Faqih Imtiyaaz | Editor: Saldy Irawan
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Pemimpin Redaksi Harian Tribun Bone H Asdar meraih gelar doktoral Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas).
Ujian promosi doktor berlangsung di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unhas pada Rabu (22/5/2024).
H Asdar nampak begitu bersemangat menjalani ujian.
Dihadapan para penguji dirinya dengan lugas memberikan jawaban.
"Penyelesaian studi dan disertasi ini merupakan proses panjang, penuh dinamika, penuh hambatan dan tantangan. Namun, berkat pertolongan Allah SWT sehingga dapat diselesaikan," kata H Asdar.
Apresiasi khusus pun dilayangkan kepada para promotor dan ko-promotor.
Mulai dari Promotor Dr Hasrullah serta Ko Promotor I Prof Dr Alimuddin Unda dan Ko Promotor II Dr Muliadi Mau.
"Tim promotor begitu banyak memberikan pencerahan lewat bimbingan, buku-buku dan perkuliahan di kelas," lanjutnya.
Tak ketinggalan peran keluarga memberi pengaruh besar.
Motivasi istri Andi Israfiani mampu mendorong H Asdar menyelasikan studi hanya sekitar 3 tahun.
Begitu juga dorongan dari anaknya Andi Wahdania Aderiani dan Andi Pradana Putra.
Apresiasi khusus juga diberikan ke redaksi Harian Tribun Bone.
Sementara itu, Penguji Eksternal Andi Fahsar M Padjalangi menyebut keilmuan H Asdar harus mampu dimaksimalkan dalam pengembangan pendidikan di Bone.
"Insyallah keilmuannya tidak hanya berguna di Tribun bone, tapi bisa ditransfer ke tempat atau sarana yang memungkinkan dikembangkan," jelas Andi Fahsar.
Hal ini merujuk pada H Asdar yang juga dosen di IAIN Bone, STAI Bone, Universitas Cahaya Prima (Uncapi) Bone dan Universitas Muhammadiyah Bone.
| Padepokan Saung Taraju Jumantara dan Rapuhnya Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan |
|
|---|
| WFH Turunkan Produktivitas, Sosiolog Unhas Ungkap Penyebabnya |
|
|---|
| WFH Berpotensi Ciptakan Long Weekend dan Kesenjangan Sosial |
|
|---|
| Pengamat Adi Culla: Belajar Jarak Jauh Tanpa Kontrol Bisa Jadi Bumerang Pendidikan |
|
|---|
| Ketua BEM di Makassar Ramai-ramai Kritik Kebijakan Pembelajaran Jarak Jauh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/unhass.jpg)