Opini
Antara Politisi dan Profesional
Kegiatan ini sekaligus menandai berakhirnya aktifitas pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2024.
Oleh: Amir Muhiddin
Dosen Fisip Unismuh Makassar / Sekretaris Devisi Politik Pemerintahan ICMI Sul-Sel
Kalau tidak ada aral melintang, Presiden dan Wakil Presiden terpilih dijadwalkan akan dilantik dan diambil sumpahnya Tanggal 20 Oktober 2024 mndatang.
Kegiatan ini sekaligus menandai berakhirnya aktifitas pemilu presiden dan wakil presiden tahun 2024.
Tugas kenegaraan selanjutnya sudah ditangan presiden untuk menyusun kabinet dan melaksanakan program kerja sesuai dengan visi-misi yang telah disampaikan saat kampanye pemilu lalu.
Menyusun Kabinet dan program kerja, dua-duanya penting bahkan sangat strategis sebab dari sinilah awal untuk membuat formulasi, implementasi dan evaluasi .
Tiga tahap kebijakan publik ini penting karena akan menggambarkan seperti apa Indonesia 5 (lima) tahun mendatang.
Bukan hanya itu bahkan tahapan ini disebut starategis sebab akan menggambarkan serta memprediksi apakah Indonesia Emas bisa dicapai pada tahun 2045.
Diusia Indonesia yang 100 tahun tersebut, negeri kita di prediksi akan menjadi negara tangguh, mandiri dan inklusif.
Pembangunan 20 tahun ke depan diharapkan akan mendorong Indonensia bertransformasi menuju negara maju dengan empat pilar utama, yaitu sumber daya manusia unggul, demokrasi yang matang, pemerintahan yang baik dan keadilan sosial.
Seperti kita ketahui bahwa visi Prabowo-Gibran adalah “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045” Visi ini akan diwujudkan melalui misi Asta Cita mencakup
1. ) Memperkokoh ideologi Pancasila, demokrasi, dan hak asasi manusia (HAM).
2) Memantapkan sistem pertahanan keamanan negara dan mendorong kemandirian bangsa melalui swasembada
pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.
3) Meningkatkan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, mengembangkan industri kreatif,
dan melanjutkan pengembangan infrastruktur.
4) Memperkuat pembangunan sumber daya manusia (SDM), sains, teknologi, pendidikan, kesehatan, prestasi olahraga, kesetaraan gender, serta penguatan peran perempuan, pemuda, dan penyandang disabilitas.
| Merawat Kemerdekaan di Tengah Krisis Ekologis |
|
|---|
| Tanaman Jungrahab Kalimantan: Dari Tradisi ke Potensi Antiinflamasi |
|
|---|
| Mengapa Harmonisasi Pembangunan Daerah Harus Melibatkan Universitas |
|
|---|
| Hukum yang Hidup dalam Peraturan Daerah |
|
|---|
| Menunaikan Komitmen Moral sang Proklamator Adalah wujud Amal Jariah Presiden Prabowo Subianto |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Amir-Muhiddin-Dosen-Fisip-Unismuh-563324.jpg)