Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Pinrang

Kondisi Terkini Bendungan Benteng Pinrang Sulsel, Ahmadi Akil: Masih Aman Tapi Tetap Waspada

Pj Bupati Pinrang Ahmadi Akil mengawali tugas usai dilantik dengan meninjau langsung ke beberapa wilayah yang terdampak banjir.

|
Penulis: Nining Angraeni | Editor: Hasriyani Latif
TRIBUN-TIMUR.COM/NINING
Pj Bupati Pinrang H.Ahmadi Akil meninjau langsung ke beberapa wilayah yang terdampak banjir di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Sabtu (4/5/2024). Termasuk mengecek debit air Bendungan Benteng. 

Tidak hanya itu, abrasi sungai juga terjadi di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa.

Baca juga: Setelah Luwu, Pj Gubernur Sulsel Bahtiar Bareng Kapolda Tinjau Korban Banjir di Siwa Wajo

Kalaksa BPBD Pinrang Rhommy Manule mengatakan sebanyak 268 warga terdampak banjir di dua kecamatan tersebut.

"Di Desa Sipatuo, Kecamatan Patampanua ada 20 rumah atau 120 warga yang terdampak banjir, 15 hektar perkebunan dan 10 hektare persawahan terendam banjir dan terancam gagal panen," kata Rhommy, Sabtu (4/5/2024).

Sementara untuk di Dusun Cilellang, Desa Bababinanga, Kecamatan Duampanua ada sekitar 30 hektar kebun dan sawah milik warga yang terendam banjir.

"Banjir juga menggenangi pemukiman 24 rumah atau sekitar 148 warga yang terdampak," ujarnya.

Adapun abrasi Sungai Meru di Desa Salipolo, Kecamatan Cempa, sepanjang 10 meter dan tinggi 2,5 meter.

Untuk di Kelurahan Betteng, Kecamatan Lembang, jalan penghubung antar 5 desa sempat tertutupi longsor.

Kondisi terkini, material longsor telah dibersihkan menggunakan alat berat Loader dan Mini Excavator dukungan PLTA Bakaru.

TRC BPBD, Dinas PUPR UPT Gunung, TNI-POLRI dan Pemerintah setempat membantu membersihkan material longsor yang ada.

"Akses jalan sudah kembali normal dan dapat dilewati kendaraan pada Kamis (03/05/2024) pukul 18.00 Wita,"  ujarnya.

Rhommy mengatakan, banjir dan longsor ini disebabkan curah hujan yang tinggi. 

"Curah hujan tinggi menyebabkan terjadinya tanah longsor dan meluapnya air sungai yang menggenangi pemukiman, perkebunan dan persawahan di Pinrang," imbuhnya.

Saat ini, pihaknya terus meninjau lokasi banjir dan tanah longsor.(*)

Laporan Wartawan Tribunpinrang.com, Nining Angreani

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved