Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Banjir Pinrang

Petani Menjerit! 100 Hektare Kebun Salak Siap Panen di Pinrang Sulsel Terendam Banjir

Kalaksa BPBD Pinrang, Rhommy Manule mengungkapkan, bencana banjir terjadi dikarenakan tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut.

Penulis: Rachmat Ariadi | Editor: Alfian
TRIBUN-TIMUR.COM
Banjir melanda dua dusun yakni, Dusun Mallang dan Lasape, Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua Pinrang pada Selasa, (3/12/2024) sekitar pukul 04.00 Wita. 

 


TRIBUN-TIMUR.COM, PINRANG - Banjir merendam dua dusun di Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Tak hanya kurang lebih 300 rumah warga terendam, seluas 100 hektare kebun salak siap panen milik warga setempat juga ikut terendam dengan ketinggian air hingga 1 meter.

"Iya, ada juga kebun salak milik warga terdampak. Kurang lebih 100 hektare kebun salak siap panen," kata Kalaksa BPBD Pinrang, Rhommy Manule kepada Tribun-Timur.com, Selasa (3/12/2024).

Rhommy mengungkapkan, kondisi banjir saat ini perlahan mulai surut.

Namun kata dia, pihaknya tetap meminta warga waspada dikarenakan intensitas hujan tinggi masih akan melanda Pinrang.

"Kondisinya sekarang sudah mulai surut, tapi tetap kita waspada karena diperkirakan hujan masih akan mengguyur Pinrang," ungkapnya.

Sementara itu salah seorang warga dusun Mallang, Abu Bakar mengutarakan, wilayah tersebut memang sudah menjadi langganan banjir sejak dulu.

"Kalau hujan deras pasti meluap sungai, sejak dulu memang begini," ucapnya.

Sebelumnya diberitakan, banjir melanda dua dusun yakni, Dusun Mallang dan Lasape, Desa Katomporang, Kecamatan Duampanua Pinrang pada Selasa, (3/12/2024) sekitar pukul 04.00 Wita.

Kalaksa BPBD Pinrang, Rhommy Manule mengungkapkan, bencana banjir terjadi dikarenakan tingginya intensitas hujan yang melanda wilayah tersebut.

Hal itu mengakibatkan, meluapnya sejumlah anak sungai hingga masuk ke pemukiman warga.

"Anak sungai yang meluap karena intensitas hujan tinggi semalam. Ketinggian banjir sampai 1 meter," ungkapnya.Dia mengutarakan, setidaknya 300 rumah warga terdampak banjir hingga kini.

"Kurang lebih yah 300 rumah terdampak. Korban jiwa tidak ada," ucapnya.(*)

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved