Opini
Arab Saudi, Indonesia, Muhammadiyah, NU Lebaran Idul Fitri 10 April 2024
Dengan demikian, pemerintah Arab Saudi dan Indonesia (beserta omas-ormas Islam), akan berlebaran pada hari yang sama, Rabu, 10 April 2024.
Andi Muh Akhyar MSc
Mahasiswa Program Doktor Ilmu Falak King Abdulaziz University, Arab Saudi
SEBUAH analogi. Jika mobil melaju pada lintasan bebas hambatan dengan kecepatan tetap 100 km per jam, maka dapat diketahui bahwa dalam waktu satu jam ke depan, mobil tersebut akan menempuh jarak 100 km.
Dalam waktu dua jam, akan menempuh 200 km.
Dalam waktu 10 jam, akan menempuh 1.000 km.
Demikian pula dengan bulan yang melaju pada lintasan (manzilah) yang tetap bebas hambatan dengan kecepatan yang tetap.
Posisinya dapat diketahui dengan pasti.
Dalam waktu satu hari akan berada di mana, dalam waktu dua hari posisinya dimana, dan seterusnya.
Karena dalam Islam peneruan awal bulan setelah tanggal 29, dalam artian setelah bulan menempuh waktu 29 hari, maka dapat dimetahui pula secara pasti posisi bulan pada hari tersebut.
Muhammadiyah dan Saudi Arabiyah menetapkan 1 Ramadan 1445 H lebih dulu, yaitu pada tanggal 11 Maret 2024.
Dengan demikian, 29 Ramadannya akan jatuh pada tanggal 8 April.
Hasil perhitungan dengan akurasi tinggi menunjukkan bahwa posisi bulan pada hari itu saat matahari terbenam adalah di bawah ufuk.
Artinya, bagi Muhammadiyah yang menganut hisab wujudul hilal, syarat awal bulannya belum terpenuhi.
Muhammadiyah mensyaratkan bulan harus di atas ufuk pada tanggal 29 Ramadan.
Demikian pula dengan Arab Saudi yang menggunakan metode rukyat dalam penetapannya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Muh-Akhyar-MSc-1-342024.jpg)