Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

The Nuruls

Doktrin QS. An-Nisa (4) ayat 19telah mendorong perempuan khususnya muslimah untuk mendapatkan hak atas hidupnya.

Editor: Sudirman
Ist
Fadjriani Ramadhan, Pendiri Teras Baca Lompoe Parepare 

Oleh: Fadjriani Ramadhan

Pendiri Teras Baca Lompoe Parepare

Perbincangan tentang perempuan memang tidak ada habisnya, hampir menguasai segala aspek kehidupan.

Dalam berbagai kisah, perempuan selalu dipandang sebagai biang konflik, pemuas nafsu kaum adam, bahkan sebagai najis dan kutukan dimataorang-orang Yahudi, Yunani dan Cina pada masa pra Islam.

Bahkan secara tragis sejarah mencatat nasib perempuan Romawi yang diperlakukan secara biadab, tubuh mereka diikat pada sebuah tiang lalu disirami dengan minyak panas sebelum akhirnya diseret oleh kuda sampai kehilangan nyawa.

Kedatangan Islam kemudian mengangkat derajat perempuan.

Doktrin QS. An-Nisa (4) ayat 19telah mendorong perempuan khususnya muslimah untuk mendapatkan hak atas hidupnya.

Eksistensi perempuan untuk tidak dipandang sebagai makhluk yang lemah, telah mengubah sejarah dengan lahirnyapemimpin yang kuat dan berkuasa dari kalangan non muslim seperti Eleanor Aquitaine, Isabella Spanyol, Elisabeth I, Marie Anoinette, dan Catherine.

Di negara Indonesia, sejarah juga mencatat perempuan-perempuan Bugis yang pemberani seperti Opu Daeng Risadju, Colliq Pujie, Emmi Saelan dan lainnya.

Keberterimaan orang-orang akan peran penting perempuan dalam berbagai bidang, kenyataannya tetap saja tak mampu menampik realita bahwa sosok yangdikagumi oleh Khalil Gibran dalam buku Sayap-Sayap Patahini, masih banyak yang menjadi tumbal drama kehidupan.

Tetap menjadi korban budak nafsu, bahkan maaf menjadi “sesajen” bagi elit-elit politik.

Peran dunia entertainment tanpa sadar juga menjadikan kemolekan perempuan sebagai komodity.

Tak tanggung-tanggung promosi bokong “maaf”sengaja di upuntuk mengangkat brand sebuah produk atau popularitas melalui berbagai goyangan.

Mirisnya pelaku adalah artis-artis yang notabene kebanyakan dari kaum muslimah.

Baru-baru ini, tayangan podcast Deddy Corbuzierdi youtube pada Bulan Februari menarik perhatian saya.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved