Agama Menurut Rocky Gerung
Dalam kuliah tersebut Rocky Gerung secara eksplisit menyebut agama sebagai sisa-sisa being yang gagal berevolusi menuju kesempurnaan
Pandangan terhadap agama khususnya Islam seperti RG di atas, merupakan tipikal orientalisme pada umumnya.
Bagi para orientalis, faktor determinan penyebab kemunduran peradaban Islam dewasa ini, disebabkan kelemahan inheren ajarannya yang menegasikan prinsip-prinsip kemajuan itu sendiri.
Mereka melupakan fakta historis bahwa Islam pernah mengalami masa keemasan selama lebih dari 300 tahun.
Masa yang dikenal sebagai era "The golden age of Islam" di abad pertengahan.
Era dimana Islam menjadi pelopor bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan menjadi pusat-pusat peradaban dunia dalam berbagai dimensinya.
Bagaimana menjelaskan fakta historis ini jika Islam inheren dengan nilai-nilai yang menolak kemajuan?
Keberatan selanjutnya yang harus diajukan, apa yang dimaksud rasional oleh RG dalam kuliah filsafatnya itu, rasionalisme abad ke-16 yang skolastik?
Apakah doktrin Islam yang telah dibuktikan kebenarannya oleh sejarah bahwa tidak satupun peradaban yang dapat berdiri kokoh dan eksis secara long lasting jika tidak ditopang landasan moral yang juga kokoh berupa kerangka etika sosial, merupakan bentuk primitivisasi yang kontradiktif dengan kaidah-kaidah penalaran rasional menurut RG?
Apakah RG mengira moralitas baru yang ia anut, moralitas yang didasarkan pada kebebasan individu memiliki basis-basis pemikiran yang rasional sebagai penopangnya dan tidak menunjukkan gejala-gejala utopia platonis?
Adakah nilai-nilai seperti syuro (musyawarah untuk membuat keputusan), tasamuh (toleransi dalam perbedaan keyakinan), ta'awun (kerjasama dalam kehidupan sosial), juga nilai-nilai egaliterian yang disimbolkan dengan berpakaian ihram dalam ritual haji, merupakan nilai-nilai yang implikasi sosialnya menegasikan prinsip-prinsip demokrasi dan kemajuan?
.
Nilai-nilai tersebut merupakan doktrin-doktrin dasar ajaran Islam yang bersifat universal dan mendasari rumusan Piagam Madinah sebagai kostanta yang menata kehidupan sosial masyarakat Madinah yang heteregon dari sisi etnis dan agama.
Nilai-nilai yang oleh Robert N Bellah dalam bukunya Beyond Belief disebut terlampau modern, jauh melampaui zamannya sehingga runtuh dalam rentang waktu yang tidak lama setelah Nabi wafat, karena tidak mampu ditopang oleh masyarakat Arab yang masih sangat sederhana kala itu.
Saya kira distorsi yang kerap terjadi terhadap ajaran Islam seperti yang muncul dalam pikiran orang-orang semacam RG, disebabkan cara pandang yang salah kaprah, yang baur memilah antara normativitas Islam yang berlaku universal dengan historisitas Islam yang bersifat kontekstual dan temporer. Wallahu a'lam bi-al shawab.
Ba'da Subuh, 11 Desember 2023.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Zainal-Arifin-Ryha-3211.jpg)