Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini

Pemuda ‘Latah Digital’ dan Smart City

Sungguh Smart City bukan hanya sebatas berapa banyak titik CCTV yang dimiliki atau seberapa besar dan canggih command center.

Editor: Hasriyani Latif
Syamsu Alam
Syamsu Alam Dosen FEB UNM/Ketua Masika ICMI Makassar 

Pada terbitan artikel saya di Tribun Timur pada 15 Maret 2022 tentang Smart City untuk siapa? Saya menyampaikan kritikan dan ‘ketidaksepakatan’ dengan slogan Makassar menjadi Kota Metaverse, Kenapa harus metaverse? Apakah karena ia sesuatu yang trending? Apakah kita Kota Makassar takut dianggap terlambat mengadopsi teknologi terbaru?

Sungguh Smart City bukan hanya sebatas berapa banyak titik CCTV yang dimiliki atau seberapa besar dan canggih command center.

Kita membutuhkan konsep smart city lebih sebagai collaboration center yang bisa mengkolaborasikan semua pelayanan bagi masyarakat. Ia harus berkorelasi dengan layanan kebutuhan dasar.

Dimana fungsinya memudahkan warga untuk mengurus administrasi kependudukan, memudahkan warga untuk urusan dengan sampah dan kebersihan, memudahkan warga tentang kesehatan dan pendidikan pelayanan dasar.

Dan Open Data jika ingin menjadi kota yang terdigitalisasi layanannya. Siapkah open data? Atau siap diberantas oleh kaum muda? Salamakki semua anak muda.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved