Opini Andi Wiyana Permatahati Darwin
Geledah Penolakan Nadiem Makarim Terkait Usulan PM Malaysia
PM Malaysia Dato’ Sri Ismail Sabri Yaakob ingin mengusulkan bahasa Melayu menjadi bahasa kedua ASEAN.
Selain itu kata dalam Bahasa Indonesia juga telah mengalami banyak pembakuan. Sehingga ada kata dari Bahasa Melayu yang sebelumnya digunakan dalam Bahasa Indonesia tidak digunakan lagi atau diubah ejaannya.
Kesimpulannya Bahasa Melayu dan Bahasa Indonesia pada dasarnya memiliki kesamaan karena Bahasa Indonesia berasal dari Bahasa Melayu. Namun pada perkembangannya karena Bahasa Indonesia mengalami perubahan akibat pembakuan ejaan, penciptaan kata, dan penyerapan kata dari bahasa daerah dan bahasa asing maka bahasa Indonesia dan Bahasa Melayu adalah bahasa yang berbeda, dimana kosakata dalam Bahasa Indonesia sudah lebih kompleks dari Bahasa Melayu.
Dilihat dari aspek suku bangsa, kenapa disebutkan Bahasa Indonesia walau Bahasa Indonesia itu sendiri berawal dari Bahasa Melayu ? Karena tidak semua penduduk di Indonesia berasal dari suku Melayu, yang dimana apabila menggunakan istilah yang berasal dari nama suku lain akan menimbulkan kontra dari suku-suku penduduk Indonesia. Dapat diambil contoh pada Bahasa Inggris.
Inggris merupakan nama negaranya. Suku/Bangsa negara Inggris adalah Anglosaxon. Namun kenapa dunia lebih menyebut Bahasa Inggris dan tidak menyebut Bahasa Anglosaxon ? Hal itu dikarenakan apabila kita menyebut suku/bangsa maka hal tersebut hanya akan merujuk pada suku/bangsa itu sendiri.
Sudah tentu negara-negara internasional pasti akan menolak memakainya jika Inggris mendeklarasikan Bahasa Anglosaxon kepada Dunia Internasional. Karena tiap-tiap negara punya identitasnya masing-masing. Untuk itulah Inggris menggunakan istilah Bahasa Inggris, memakai nama negara kedalam bahasa.
Contoh berikutnya adalah Bahasa Rusia. Rusia adalah negara yg luas dan terdiri dari berbagai suku/bangsa mayoritasnya adalah suku/bangsa Slavia.
Namun kenapa Rusia menggunakan Istilah Bahasa Rusia daripada Bahasa Slavia ? Padahal jika ditinjau dari penyebaran, Slavia itu luas mencakup negara-negara pecahan Soviet.
Disebut Bahasa Rusia karena Rusia menyadari rakyat mereka tidak semua bersuku-bangsa Slavia. Rakyat akan protes jika menggunakan istilah Bahasa Slavia di Rusia. Sama seperti di Indonesia, walau akarnya dari Melayu dan penyebaran Melayu itu ada di beberapa negara, tapi tetap dipakai istilah Bahasa Indonesia.
Maka dari hal itu, saya sependapat Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Nadiem Makarim. Bahasa Indonesia dengan semua keunggulan yang dimiliki dari aspek historis, hukum, dan linguistik sudah sangat layak berada di posisi terdepan, dan jika memungkinkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa pengantar untuk pertemuan resmi ASEAN.
Walaupun disebut Bahasa Indonesia, namun orang-orang Melayu di negara lain masih bisa memahaminya serta tidak ada orang-orang yang keberatan memakai istilah Bahasa Indonesia karena tidak ada suku bernama suku Indonesia. Namun, pasti orang-orang akan keberatan menggunakan istilah Bahasa Melayu, karena hal tersebut semua merujuk pada nama suku tersebut.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Andi-Wiyana-Permatahati-Darwin-31.jpg)