Opini Tribun Timur
Isra Mi'raj Menjaga Kemuliaan Masjid Al-Aqsha
Pada bulan ini, diyakini bahwa pada tanggal 27 Rajab terjadi peristiwa penting dalam sejarah perjalanan Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir
Maka, tidak salah jika sampai saat ini, kita masih berpegang pada dalil tersebut, yakni 27 Rajab adalah waktu Nabi Isra dan Mi'raj.
Di tengah gencarnya kampanye sekularisasi dan liberalisasi, memontum Isra Mi'raj adalah jawaban bahwa negara Indonesia secara dejure dan defacto bertentangan dengan paham liberalisme yang ingin menggusur agama dari ruang publik.
Hikmah paling berharga dari peringatan Isra Mi'raj selain serah terima syariat salat lima waktu kepada Nabi Muhammad dan umatnya adalah mengulang-ulang keistimewaan Masjid Al-Aqsha sebagai tempat suci dan Palestina sebagai tanah wakaf umat Islam.
Dengan itu, maka kewajiban segenap kaum muslimin untuk membela kemuliaan Masjid Al-Aqsha dan tanah Palestina.
Sejarah telah berbicara, para penguasa Palestina sesungguhnya menjadi penguasa dunia.
Semoga dengan peringatan Isra Mi'raj, umat Islam seluruh dunia bersatu membangun kekuatan untuk membebaskan Palestina dari Jajahan Zionis Israil, dan memgembalikan posisi Masjid Al-Aqsha sebagai tempat Ibadah umat Islam tanpa gangguan dari pihak Israil.
Selamat Memperingati Isra Mi'raj 1443 Hijriah!(*)