Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Isra Mi'raj Menjaga Kemuliaan Masjid Al-Aqsha

Pada bulan ini, diyakini bahwa pada tanggal 27 Rajab terjadi peristiwa penting dalam sejarah perjalanan Nabi Muhammad sebagai rasul terakhir

Editor: Sudirman
Dr Ilham Kadir MA
Dr Ilham Kadir MA, Pimpinan Baznas Enrekang 

Generasi bangsa Arab masa kini sebagian besar sudah melupakan keutamaan memuliakan, menjaga, dan berdiskusi tentang Masjid Al-Aqsha.

Narasi di bawah menunjukkan bahwa Masjid Al-Aqsha adalah masjid para nabi.

Dari Abu Hurairah, Nabi bersabda, Ketika aku berada di Hijir, orang-orang Quraisy menanyaiku tentang Isra.

Mereka menanyaiku tentang berbagai hal yang berhubungan dengan Baitul Maqdis yang tidak aku ketahui. Maka aku merasakan kesulitan yang belum pernah kualami.

Tiba-tiba Allah Ta'ala memperlihatkan kepadaku sehingga aku dapat melihatnya.

Tidak ada satu pun yang mereka tanyakan kecuali aku dapat menjawabnya.

Aku juga teringat ketika aku berada di tengah-tengah para nabi, tetiba aku melihat Musa, a.s., sedang salat.

Dia tampak gagah perkasa seperti orang-orang Banu Syanu'ah.

Akupun melihat Isa bin Maryam a.s., sedang salat. Dia sangat mirip dengan Urwah bin Mas'ud Ats-Tsaqafi. Aku juga melihat Ibrahim a.s., sedang salat.

Dia sangat mirip dengan sahabatmu [Nabi Muhammad].

Ketika datang waktu salat aku mengimami mereka. Seusai salat ada yang berkata, Hai Muhammmad, ini adalah malaikat penjaga Jahannam ucapkan salam kepadanya.

Kemudian aku menoleh kepadanya ternyata dia mendahuluiku mengucapkan salam, (H.R. Muslim, no. 172).

Diantara keistimewaan Negara Indonesia adalah, para pendiri bangsa ini telah menjadikan Isra Mi'raj sebagai agenda nasional, sehingga setiap tahun disediakan hari khusus untuk melakukan peringatan Isra Mi'raj, yang jatuh pada tanggal 27 Rajab.

Walau Imam Ibnu Rajab Al-Hanbali dalam "Lathaiful Ma'arif Fimaa Limawaashim al-'Aam Minal Wazha'if," bahwa dalam sebuah riwayat yang lemah dari Al-Qasim bin Muhammad bahwa Isra Mi'raj Rasulullah terjadi pada tanggal 27 Rajab, tetapi Ibrahim Al-Harbi mengingkari hal tersebut.

Namun sayang, Ibnu Rajab juga tidak memaparkan dalil yang lebih kuat terkait kapan waktu Isra dan Mi'raj Nabi Muhammad.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved