Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Opini Tribun Timur

Pengelolaan Sampah di Kota Makassar

Pengelolaan sampah adalah upaya untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan kepada lingkungan hidup.

Editor: Sudirman
Ratmanda Alumni Antropologi Unhas
Ratmanda Alumni Antropologi Unhas 

Dewasa ini, upaya menangani sampah oleh pihak pemerintah Kota Makassar dilakukan melalui program Mobil Tangkasa, Recovery Lorong dan lain sebagainya, tapi hasilnya terlihat untuk sementara waktu.

Misalnya saja, pemilahan sampah. Kesadaran masyarakat dalam memilah sampah sangat minim.

Tempat sampah depan rumah masih digabung, atau menggunakan kantong plastik, lalu digantung di pagar.

Menunggu Daeng pengangkut sampah. Selain itu, slogan untuk mengajak memilah sampah terpampang di Mobil Tangkasa. Faktanya, sampah yang diangkut tidak ada proses pemilahan, semua tercampur.

Sampah rumah tangga, furniture bekas, dan sampah-sampah lainnya.

Pemilahan sampah, terutama kawasan perkotaan harus menjadi prioritas melalui upaya mengurai atau mengelola menjadi sesuatu yang bermanfaat.

Pemerintah harus menindak tegas pelaku yang tidak bertanggung jawab terhadap efek yang ditimbulkan dari produksi sampahnya, misal membuang sampah di sungai, saluran, waduk dan lain-lain.

Selain itu, perlu adanya perbaikan pada sistem pengankutan sampah.

Pemerintah harus menyiapkan mobil sampah sesuai jenis sampahnya.

Terakhir sosialisasi berskala untuk menjaga kesadaran masyarakat, bukan malah melakukan program untuk perncitraan diwaktu tertentu.

Pengelolaan sampah yang ideal akan memberikan pengaruh besar pada lingkungan hidup. Sampah dapat menjadi sumber energi alternatif dan/atau barang-barang daur ulang.

Bahkan, pengelolaan sampah yang baik dapat menyediakan ruang hidup ditengah sulitnya pemukiman di perkotaan.

Bayangkan saja, tempat pembuangan akhir saat ini memerlukan kawasan yang lebih luas, tertutup dan jauh dari pemukiman.

Namun, kondisi di Kota Makassar, mencerminkan bahwa sampah adalah teman.

Bagaimanapun, pemerintah harus menjadi bagian penting dalam pengelolaan sampah, menjadi pioner dalam membangun kesadaran masyarakat, bukan menyerukan sesuatu, tetapi yang diserukan tidak dilakukan olehnya.(*)

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved