Breaking News:

Tribun Maros

Pedagang Maros Protes Rencana Pemberlakuan Jam Malam Saat Nataru, Tetap Ingin Buka Hingga Dini Hari

Rencana Pemkab Maros memberlakukan jam malam mendapat protes dari sejumlah pedagang.

Penulis: Nurul Hidayah | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM/NURUL
Kawasan Pantai Tak Berombak (PTB) Maros 

TRIBUNMAROS.COM, MAROS - Rencana Pemkab Maros memberlakukan jam malam mendapat protes dari sejumlah pedagang.

Pemberlakukan jam malam khusus tempat keramaian seperti cafe, Warkop dan PTB.

Jam malam berlaku saat malam natal dan tahun baru. Pedagang hanya dibolehkan buka hingga pukul 21.00 Wita.

Pedagang di PTB, Santi mengaku keberatan dengan aturan jam malam tersebut.

Baca juga: Sambut Natal dan tahun Baru 2022, PSMTI Sulsel Berbagi 375 Paket Sembako di Maros

Menurutnya, waktu operasional yang akan ditetapkan pemkab sangat singkat.

“Sempit sekalinya waktunya, sebab biasanya jika tahun baru kami buka mulai sore hingga dini hari,” katanya.

Menurutnya, dengan pemberlakukan jam malam tersebut, sangat mempengaruhi pendapatan para pedagang.

Apalagi keuntungan yang diperoleh bisa mencapai dua kali lipat jika dibanding hari biasanya.

“Kalau hari besar begitu kan jadi momen pedagang untuk raih keuntungan. Kami juga pasti menyediakan jualan lebih banyak,” imbuhnya.

Santi pun berharap jam operasional tetap berjalan normal seperti sebelumnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved