Breaking News:

Makassar Recover

Salah Urus Covid-19 di Sulsel, Program Lebay Hingga Komunikasi Kontraproduktif

Fakta membusuknya mayat di RSUD Daya Makassar adalah contoh kecil  betapa buruknya penanganan Covid di Sulsel.

Editor: AS Kambie
Salah Urus Covid-19 di Sulsel, Program Lebay Hingga Komunikasi Kontraproduktif
DOK
Mulawarman, Alumni Universitas Hasanuddin

Oleh: Mulawarman
Jurnalis dan Alumni FE Unhas

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Temuan mayat terinfeksi Covid sampai membusuk di RSUD Daya Makassar beberapa hari lalu seharusnya menjadi tamparan keras bagi Pemerintah Daerah.

Mayat yang tidak seberapa di rumah sakit saja tidak tertangani dengan baik, apalagi yang tidak terjangkau layanan kesehatan, seperti mereka yang sedang Isolasi mandiri di rumahnya.

Apabila tidak segera tertangani secara komprehensif dan terintegrasi, maka sektor kesehatan dan ekonomi di Makassar khususnya dan di  Sulsel pada umumnya akan terancam kolaps.

Apabila hal itu terjadi, maka kita semua akan merasakan kerugian dan penderitaan yang sangat memiriskan.

Ingat, pandemi ini belum mencapai puncaknya dan kemungkinan gelombang berikutnya akan bertambah parah seiring semakin ganasnya mutasi varian virus yang terus berkembang.

Fakta membusuknya mayat di RSUD Daya Makassar adalah contoh kecil  betapa buruknya penanganan Covid di Sulsel.

Alih-alih terkendali, kenaikan jumlah kasus harian dan naiknya angka kematian, menunjukkan tidak terkoordinasinya tugas antara stakeholders; khususnya antara pemerintah provinsi dengan pemerintah kabupaten/kota.

Rekor Tertinggi

Berdasarkan data Satgas Covid-19, Sulsel menjadi provinsi tertinggi kasus positifnya di luar Jawa dan Makassar sebagai episentrum Covid-19 di Sulsel.

Makasaar saat ini bahkan menjadi kota dengan penyumbang terbanyak kasus hariannya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved