Breaking News:

Mukjam Ramadan

Lailatul Qadri dan Isra Mi'raj; Tentang 2 Wujud dan Kemampuan Jibril

SEKITAR tahun ketiga Hijriyah (624 Masehi), --pada majelis sahabat di pelataran Raudah Madinah--, Nabi Muhammad SAW menceritakan, hanya dua kali dia

Penulis: Thamzil Thahir | Editor: Edi Sumardi
MICHAEL HULKIAWAR
Ilustrasi, Ambon, Provinsi Maluku. 

Kedatangan Malaikat Jibril AS diawali gemerincing lonceng dan suara gemuruh.

Muhammad menggigil dibuatnya.

Inilah kenapa Khadijah Radiallahu Anha, kerap menyelimuti dan menghibur sang suami.

Di hari-hari selanjutnya, Sang Ruhul Quds (sebutan lain Malaikat Jibril), datang dimasa trasisi tidur, atau dengan penampilan lelaki biasa.

Pada kali lain, Jibril dalam jelmaan manusia; postur dan muka mirip sahabat Nabi bernama Dihyah al-Kalbi (+607-670 M).

Secara parsial dan berangsur, selama hampir 23 tahun, Nabi akhirnya terbiasa menerima 6.236 ayat Al Quran.

Jibril adalah malaikat pembawa wahyu pertama hingga terakhir.

Namanya juga disebut di kitab umat Yahudi, Nasrani dan Muslim.

Dialah yang meniupkan ruh Nabi Isa As ke janin Ibunya, Maryam As dan turun ke langit (terdekat ke) bumi membawa "bundelan Quran" sebelum menyajikan ke Nabi Muhammad dalam bentuk "hidangan" siap santap di momen tepat (relevan) dan kontekstual (asbabun nuzul).

Jibril satu dari tiga malaikat yang namanya diabadikan Al Quran.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved