Breaking News:

BSMI Sulsel

Rutin Periksa Korban Banjir Luwu Utara hingga Daerah Terisolir, BSMI Sulsel Didukung Dinkes dan IDI

Periksa Kesehatan Korban Banjir Luwu Utara Sampai Daerah Terisolir, BSMI Sulsel didukung Dinas Kesehatan dan Ikatan Dokter Indonesia

dok bsmi sulsel
Tim medis dari BSMI naik kendaraan motor trail untuk dapat memberikan layanan medis bagi warga terisolir yang terdampak banjir di Luwu Utara, Rabu (22/7/2020). 

TRIBUN-TIMUR.COM, LUTRA - Bulan Sabit Merah Indonesia Sulawesi Selatan atau BSMI Sulsel terus hadir bersama korban banjir Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Hingga hari ke-10 setelah kejadian musibah, warga pada beberapa wilayah terdampak bencana banjir di Luwu Utara terus membutuhkan uluran tangan.

Tim Medis BSMI Sulsel Bagi Masker & Sosialisasi Covid-19 di Tenda Pengungsi Korban Banjir Luwu Utara

Cegah Penularan Penyakit Pasca Banjir, Relawan BSMI Sulsel Periksa Kesehatan Warga dan Bangun MCK

Warga terdampak banjir tak hanya membutuhkan kebutuhan sehari-sehari seperti sembilan bahan pokok (sembako), sarung, pakaian, perlengkapan bayi, dan lainnya.

Korban banjir Luwu Utara juga kini butuh penanganan kesehatan untuk menghindarkan mereka dari penyakir menular pasca bencana.

Menghadapi situasi ini, sejak hari ke-8 pasca banjir, BSMI Sulsel membuka layanan kesehatan dengan mendirikan posko dan klinik keliling di wilayah terdampak banjir.

Posko kesehatan didirikan di Desa Radda, Kecamatan Baebunta. Sementara untuk klinik keliling, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan ke tenda-tenda pengungsi di Desa Meli.

Memasuki hari ke-10 pasca banjir, klinik keliling BSMI Sulsel bahkan melayani pemeriksaan kesehatan hingga daerah yang masih terisolir.

Seperti pada Selasa, 21 Juli 2020, relawan medis BSMI yang terdiri dari satu dokter dan satu bidan melakukan pemeriksaan kesehatan ke dua dusun.

Bencana Banjir Masamba & Luwu Utara Zona Merah Covid-19, BSMI Sulsel Tetap Bekerja Demi Kemanusiaan

BSMI Bagi 600 Paket Sembako Bantuan Yayasan Kalla ke Warga Makassar Terdampak Wabah Virus Corona

Yakni Dusun Cempakan dan Dusun Seruni, Desa Beringin Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara.

Perjalanan menuju dua dusun tersebut menempuh jarak 5 kilometer dari jalan utama trans Sulawesi.

Halaman
1234
Penulis: Chalik Mawardi
Editor: Arif Fuddin Usman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved